60DTK.COM – Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah mendorong 395 pelaku UMKM Kota Gorontalo untuk terus mengembangkan usaha melalui bantuan modal dari Pemerintah Provinsi.
Menurut Idah, bantuan ini sebagai stimulus sekaligus upaya meningkatkan kesejahteraan dan mengentaskan kemiskinan.
Hal ini ia saat mendampingi Gubernur Gusnar Ismail saat menyerahkan bantuan bahan produksi secara simbolis kepada perwakilan pelaku UMKM Kota Gorontalo di Kantor Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo, Kamis (6/8/2026).
Idah menjelaskan pihaknya menyalurkan bantuan kepada pelaku UMKM yang telah menjalankan usahanya minimal dua tahun. Dengan syarat itu, penyaluran bantuan benar-benar tepat sasaran.
“Bantuan ini diberikan kepada pelaku UMKM yang sudah memiliki usaha dan telah berjalan minimal dua tahun. Dengan begitu, bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran kepada masyarakat yang memang berprofesi sebagai pelaku UMKM,” jelas Idah.
Idah menambahkan pemerintah akan mengevaluasi perkembangan usaha para penerima. Pelaku UMKM yang berhasil mengembangkan usahanya berpeluang kembali menerima bantuan.
“Kalau usahanya berhasil dan berkembang, tentu akan dievaluasi dan berpeluang mendapatkan bantuan kembali. Ini menjadi motivasi bagi pelaku UMKM untuk terus meningkatkan usahanya,” tambahnya.
Kata Idah, program ini juga menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap pemberdayaan perempuan. Sebab sebagian besar pelaku UMKM di Gorontalo merupakan kaum perempuan yang berperan penting meningkatkan ekonomi keluarga.
“Program bantuan UMKM ini juga merupakan salah satu strategi pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan secara berkelanjutan. Karena itu, para penerima diharapkan memanfaatkan bantuan sesuai kebutuhan usahanya agar mampu meningkatkan produktivitas dan pendapatan,” katanya.
Adapun 395 pelaku UMKM di Kota Gorontalo menerima bantuan bahan produksi, terdiri dari empat jenis usaha yakni pemilik kios, pemilik warung makan dan minuman, pedagang gorengan, serta pedagang kue basah dan kue kering. (adv)






