60DTK.COM – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Gorontalo, Alan Lahay mempertanyakan solusi pemerintah daerah terkait maraknya siswa yang terjerat zat-zat terlarang.
Hal itu terungkap rapat Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Daerah Kota Gorontalo tahun 2025, di Aula 1 DPRD, Senin (13/04/2026).
“Banyak siswa atau peserta didik yang menggunakan zat terlarang atau narkotika, kira-kira bagaimana pemerintah daerah kota Gorontalo menangani hal ini,” tanya Alan.
Alan menjelaskan telah banyak obat-obatan yang dijual bebas telah disalahgunakan. Contohnya obat batuk jenis komiks yang sering siswa beli dalam jumlah yang banyak.
“Karena obat-obatan tersebut banyak dijual bebas salah satunya adalah komiks. Dimana komiks ini kalau digunakan dalam jumlah banyak itu bisa mengakibatkan halusinasi tinggi,” jelasnya.
Menjawab pertanyaan itu, Sekretaris Daerah Kota Gorontalo, Ismail Madjid mengatakan bahwa pemerintah telah intens melaksanakan sosialisasi terkait bahaya narkoba.
“Kami pemerintah telah intens memberikan edukasi melalui sosialisasi kepada masyarakat, bahkan kami juga telah melakukan pemetaan daerah rawan narkoba,” kata Ismail.
Tak hanya itu, pemerintah daerah juga telah melakukan edukasi kepada siswa melalui pembuatan mata pelajaran pilihan di masing-masing sekolah.
“Bahkan dengan kegiatan Pak Wali silaturahmi dengan pemerintah kelurahan itu melibatkan BNN untuk memberikan sosialisasi bagaimana dampak daripada narkoba,” tambahnya. (adv)
