60DTK.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo bersama Polda Gorontalo, Basarnas dan Damkar se Gorontalo menyatukan komando dalam mengatasi bencana kekeringan.
Penyatuan komitmen dan koordinasi diawali dengan pelaksanaan gelar perlengkapan, sarana prasarana dan personel di Halaman Kantor Basarnas, Selasa (11/8/2026). Turut memimpin kegiatan itu Wakapolda Gorontalo Brigjen Pol. Simson Zet Ringu, S.I.K., M.Si.,
Kepala BPBD Provinsi Gorontalo melalui Analis Kebencanaan BPBD Moh. Tahir Laendeng mengatakan, kegiatan ini bertujuan mengurangi dampak kerugian akibat bencana kekeringan, khususnya kebakaran.
“Kegiatan ini dalam rangka menghadapi siaga darurat kekeringan berkepanjangan, maka kami bersama dengan Polda Gorontalo, Basarnas dan Damkar melakukan gelar peralatan dan personil,” kata Tahir via seluler.
Ia menambahkan tim satgas ketanggap darurat penanggulangan bencana menyediakan sejumlah peralatan lengkap untuk membantu masyarakat, baik dalam pemadaman api maupun penyaluran air bersih.
“Dari Polda Gorontalo itu dengan peralatan Karhutlah itu lengkap semua peralatan untuk bisa menjangkau titik api, kemudian BPBD sebagai koordinator menyediakan mobil suplai ada dua unit,” tambahnya.
Dengan komando terpadu ini, BPBD, Polda, Basarnas dan Damkar menyatakan kesiapan menghadapi potensi bencana kekeringan dan kebakaran hutan lahan di wilayah Provinsi Gorontalo.
“Bapak Kapolda itu mengingatkan lebih baik mencegah dari pada mengobati. Sehingga Gelar peralatan dan personil bertujuan untuk menguji kesiapan untuk menghadapi musim kemarau yang berdampak pada Karhutlah dan kekurangan air bersih,” imbuhnya. (adv)






