Category

EDITORIAL

Berburu Rente

60DTK - Opini : Tautan elektoral partai politik yang berbasis pada persaingan program dan ideologi kini bukanlah pra syarat utama dalam menyehatkan demokrasi. Padahal, jika persaingan ideologi dan program terus terpelihara disetiap arena pemilu dan setelahnya, demokrasi akan semakin sehat.Masuknya Gerindra ke dalam pemerintahan menunjukkan bahwa sikap permisif sangat tinggi dalam pembentukan pemerintahan. Publik tidak mudah melupakan kalimat “bocor” Prabowo, kuasa asing atas pengelolaan sumber daya alam, impor tenaga…

Tersungkurnya Penguasa Angkuh TANPA HATI

60DTK-EDITORIAL: “Kutukan itu bukan dari orang lain, datangnya dari dirimu sendiri, kamu tak bisa menyalahkan siapapun, salahkan dirimu sendiri”. Demikian petuah seorang pak tua, kala menasehati penguasa di negeri antah berantah.Keangkuhan dalam mengelola kekuasaan tak baik, kesewenangan dalam menggerakkan pemerintahan pun tak pernah dibenarkan. Pitutur bijak ini jika dijadikan filosofi dalam kehidupan politik, niscaya kebaikan-kebaikan menjadi teman hidup yang akan selalu datang menghampirimu.Sebaliknya, jika…

Mengenal “Three Idiots” Gorontalo

60DTK-EDITORIAL: Saya ingin menggiring para pembaca yang budiman bahwa janganlah terjebak pada judul tulisan di atas, tapi maknailah tiap bait dan isi tulisan saya ini sebagai bahan refleksi untuk masyarakat gorontalo.Pertama, politik lokal gorontalo tak pernah sepi akan diskursus politik, public space selalu tak bisa melepaskan diri dari percakapan life is politics, bahwa hidup dan kehidupan adalah politik.Kedua, fenomena ini sebenarnya bukanlah hal baru, ini sudah lama dan baru saja disadari oleh kita. Kita yang…

Merasa Pintar, Bodoh Saja Tak Punya

Judul : Merasa Pintar, Bodoh Saja Tak Punya Penulis : Rusdi Mathari Penerbit : Buku Mojok Tahun terbit : 2016 Ketebalan : xvii+226 hlm. ISBN : 978-602-1318-40-960DTK-REVIEW: Merasa Pintar, Bodoh Saja Tak Punya - Kisah Sufi Dari Madura. Buku ini mulanya adalah tulisan berseri selama dua tahun di situs web Mojok.co. Sejak kali pertama tayang, kisah sufi dari Madura bernama Cak Dlahom ini segera digemari. Dibaca lebih dari setengah juta pemirsa Mojok.co . . . Barangkali akan ada banyak pandangan berbeda terkait…

Aksi Refleksi GESTAPU, Dan Kisah – Kisah Di Baliknya

60DTK-GORONTALO: Aksi Refleksi Gerakan September 30 (GESTAPU) yang digalangkan oleh Komunitas Literasi Sampul Belakang, bekerja sama dengan Komunitas Potret Tokoh (POTOH), Gorontalo Good Sunday, dan Mejoes Coffee di depan Gerbang Kampus Universitas Negeri Gorontalo (UNG), mengundang banyak peminat, Senin (30/09).Pasalnya, usai aksi yang digaungkan melalui puisi, monolog, dan lagu – lagu sendu, para penggerak komunitas ini membuka sesi diskusi dengan tema yang sama, “Napas Terakhir Perang Ideologi” yang membahas GESTAPU…

Cerita Dari Sampul Belakang & POTOH, Napas Terakhir Perang Ideologi

60DTK-GORONTALO: “Genjer-genjer nong kedokan pating keleler...” Lagu Genjer – Genjer menggema melalui pengeras suara yang tersusun rapih tepat di sebuah teater dadakan kecil di depan Gerbang Kampus Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Senin (30/09).Semua mata seketika terpana, kepala menoleh ke sana - ke mari mencari sumber suara. Berusaha menerima dalam diam, orang – orang di sekitar gerbang UNG itu mulai menegakkan badan. Ada yang sambil berkacak pinggang, ada pula yang dengan sorot mata mulai tajam melipat kedua tangan…

Monolog, Puisi, dan Lagu Sendu Dalam Refleksi GESTAPU di Akhir September

60DTK-GORONTALO: Komunitas Literasi Sampul Belakang, bekerja sama dengan Komunitas Potret Tokoh (POTOH), Gorontalo Good Sunday, dan Mejoes Coffee menggalang Aksi Refleksi Gerakan September 30 (GESTAPU) di depan Gerbang Kampus Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Senin (30/09).Aksi refleksi yang digelar sejak pukul 19.30 itu menyuguhkan informasi – informasi terkait GESTAPU dan Partai Komunis Indonesia (PKI) melalui aksi pembacaan puisi, monolog, dan nyanyian lagu sendu.Baca : Memperingati G30S/PKI, Mahasiswa Sejarah…

Belajar dari Perang Karansebes (Bacaan Ringan Pra Pilrek UNG)

Kurang lebih hampir dua setengah abad yang lampau, terjadi sebuah peperangan antara pasukan gabungan Austria, Jerman dan Perancis melawan pasukan Turki (Kerjaan Ottoman). Perang tersebut terjadi di wilayah Rumania tepatnya disebuah Kota yang bernama Karansebes.Perang ini cukup konyol, karena terjadi ketika orang Austria, Jerman dan Perancis mendirikan kemah untuk bermalam. Sedangkan beberapa pasukan pengintai ditugaskan untuk jaga malam dan memeriksa pedesaan terdekat untuk mengecek kehadiran pasukan Turki.Baca :…

Perang Baru Akan Dimulai Ketika Rektor UNG Sudah Terpilih

60DTK – GORONTALO – “Jangan sampai civitas akademika UNG menjadi mabuk seperti pasukan gabungan dalam Perang Karansebes,” tulis Ahmad Fadhli.Sebuah tulisan dari salah seorang pengajar di Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Ahmad Fadhli, jelang Pemilihan Rektor (Pilrek) UNG, cukup menarik perhatian. Pasalnya, Ia menggunakan sebuah kisah klasik yang melegenda tentang Perang Karansebes, yang menceritakan peperangan antara pasukan gabungan Austria, Jerman, dan Prancis melawan pasukan Turki sekitar dua setengah abad lalu…

Pilrek Bukan Pilkada

60DTK - Opini : Setelah penjaringan kandidat calon Rektor UNG dari 5 besar menjadi 3 besar selesai, besok (17/9/19) akan dilakukan pemilihan Rektor UNG definitif. Perbedaannya yaitu dalam pemilihan kali ini yang mendapat suara terbanyaklah yang akan menang.Namun ada yang unik dalam pemilihan kali ini, karena tidak hanya melibatkan suara anggota senat UNG (68 suara) saja tapi juga akan melibatkan suara Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (37 suara).Sehingga total suara yg akan diperebutkan oleh ketiga…