60DTK.COM – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Republik Indonesia (RI) memberikan dana Anggaran Belanja Tambahan (ABT) kepada Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Kepala Dinas Tenaga Kerja, ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo, Wardoyo Pongoliu mengatakan dana ABT ini khusus program pelatihan berbasis kompetensi.
“Ini adalah kabar baik untuk pencari kerja di Gorontalo. UPTD Balai Latihan Kerja Provinsi Gorontalo kembali mendapatkan kepercayaan melalui Balai Besar Makasar dari Dana ABT tahun 2026 Kementerian Ketenagakerjaan RI untuk melaksanakan program pelatihan Vokasi,” kata Wardoyo.
Wardoyo menjelaskan dalam program itu, BLK Provinsi Gorontalo mendapat alokasi 14 Program Pelatihan Berbasis Kompetensi yang akan berlangsung mulai bulan ini.
“14 paket pelatihan ini merupakan wujud sinergitas Pemerintah Provinsi Gorontalo dengan Kemenaker RI dalam rangka menurunkan angka pengangguran dan mencetak SDM yang kompeten,” jelasnya.
Ia mengungkapkan untuk 14 kejuruan itu, di antaranya teknisi Hp perangkat lunak, junior make up artist, junior web developer, AC resendensial, peracikan minuman kopi, pembuatan roti dan kue.
“Serta computer operator assistant, pemasangan instalasi listrik bangunan sederhana dan pembuatan pakan unggas, mekanik motor tempel dan desain grafis muda,” ungkapnya.
Ia menambahkan, wetiap program memiliki 16 peserta dengan total target 224 peserta yang mengikuti pelatihan. Adapun pelatihannya 100 persen gratis.
“Para peserta mendapatkan perlengkapan pelatihan, uang saku, sertifikat kompetensi BNSP, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, dan konsumsi,” imbuhnya. (adv)






