60DTK.COM – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Gorontalo melaksanakan rapat kerja evaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun 2026.
Berdasarkan hasil evaluasi, Ketua Komisi II DPRD Kota Gorontalo, Herman Haluti mengatakan PAD per 31 Januari 2026 lebih rendah dari tahun 2025.
“Berdasarkan hasil evaluasi tadi, kami menghitung realisasi per 31 Januari 2026 itu masih di bawah jika dibandingkan dengan realisasi Januari 2025 kemarin,” kata Herman, Selasa (10/02/2026).
Herman menjelaskan, ada beberapa faktor turunnya PAD itu. Seperti belum adanya klaim BPJS kesehatan di Rumah Sakit dan rusaknya beberapa fasilitas pemerintah.
“Alasan itu pertama belum ada klaim BPJS kesehatan di rumah sakit, kedua soal rusaknya fasilitas, seperti lintasan lari di GOR Nani Wartabone sehingga minat masyarakat kurang,” jelasnya. (adv)






