60DTK.COM – Ucapan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail untuk menyeriusi pembangunan akses jalan Tulabolo-Pinogu bukan pepesan kosong.
Sekembali dari Pinogu pada Rabu pekan lalu, Gusnar langsung terbang ke Jakarta untuk menemui Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Nasional (PPN/Bappenas) Rachmat Pambudy, Selasa (28/9/2026).
Perjuangan gubernur disambut dan didukung oleh Menteri PPN/Bappenas. Secara khusus Gusnar diterima oleh Rachmat Pambudy dan pembicaraan teknis ditindaklanjuti oleh Deputi Infrastruktur Abdul Malik Sadat Idris.
“Pada prinsipnya bapak menteri setuju dan mendukung agar akses jalan Pinogu ini dibuka dan dibangun. Kita mulai dari tahap perencanaan. Usai pertemuan dengan Pak Menteri saya menugaskan Pak Sekda dan sejumlah pimpinan OPD untuk membahas dengan Deputi Infrastruktur yang ditugaskan oleh Pak Menteri,” jelas Gusnar.
Lebih lanjut, Gusnar mengungkapkan akses jalan ke Pinogu sangat kompleks karena harus melintasi Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (TNBNW) dengan status konservasi dan perlindungan yang lebih tinggi daripada hutan lindung. Kondisi itu yang membuat warga Pinogu hidup terisolir dengan akses jalan yang sempit selama ini.
Hasil pertemuan dengan Bappenas setidaknya sudah memberi titik terang. Pemprov Gorontalo diminta membuat feasibility studies (FS), detail engineering design (DED) serta Analisis Dampak Lingkungan (Amdal). Tiga dokumen itu diharapkan bisa memperkuat dari aspek perencanaan pembangunan jalan Pinogu. (adv)






