Maju Pilkada hanya Modal Uang, Mending Mundur

60DTK – Politik : Jika hanya ingin coba-coba, apalagi hanya ingin pengakuan, maka Pilkada bukanlah tempatnya. Karena Pilkada adalah momen Rakyat untuk menentukan nasib mereka lima tahun ke depan.

Jika suara rakyat yang di dalamnya mengandung harapan besar hanya dijadikan sebagai ajang pembuktian diri, maka rakyatlah yang menjadi korbannya.

Politikus kawakan sekaliber Rusli Habibie saja tidak ingin mempermainkan dan menjadikan suara rakyat sebagai ajang pembuktian diri.

Dirinya ikhlas tidak memaksakan anaknya Alham Habibie untuk maju pada pertarungan Pilkada 2020. Padahal potensi Alham untuk memenangkan Pilkada sangat besar.

Kekuatan finasial yang dimilikinya, serta didukung oleh popularitas Alham yang notabenenya merupakan kaum milenial, sangat mumpuni untuk Golkar kembali berjaya di Pilkada 2020.

“Alham belajar dulu, masih banyak soal politik yang belum dia tahu, belajar dulu,” ungkap Rusli Habibie, dalam beberapa pertemuan dengan sejumlah media.

Bagi Rusli, arena pilkada bukan arena untuk coba-coba, apalagi tujuannya hanya untuk mendapatkan pengkuan. Karena setelah menang nanti, ada tanggung jawab besar yang harus diemban oleh si pemenang. (rds)