60DTK.COM – Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail menerima aspirasi warga Desa Taluduyunu, Kabupaten Pohuwato terkait ancaman kekeringan lahan persawahan.
Aspirasi itu ia terima saat menghadiri Suharso Monoarfa (SUMO) Foundation Award tahun 2026, yang berlangsung di Grand Sumberia, Kamis (20/8/2026).
“Saya terima aspirasi dan kritik itu, tapi duduk soalnya kita lihat, yang pasti pemerintah tidak akan tinggal diam menghadapi situasi seperti itu,” kata Gusnar.
Gusnar menjelaskan Pemerintah Provinsi Gorontalo tengah berusaha membangun 16 saluran irigasi air tanah untuk tahun 2026. Meski begitu ia mengaku akan mengusulkan tambahan lagi ke pemerintah pusat.
“Untuk tahun 2026 ini hanya ada 16 sementara kita bangun, tapi saya rasa itu tidak cukup. Kami akan mengusulkan tambahan ke pemerintah pusat, paling tidak 50 lagi,” jelasnya.
Ia menambahkan, pemerintah tidak pernah menyandingkan program pembangunan cetak sawah dengan kebutuhan utama masyarakat, yaitu pengelolaan dan pembuatan saluran irigasi di lahan persawahan milik warga.
“Sayang dong, ada program dari pemerintah pusat, ada dana untuk percetakan sawah, ya kita cetak bukan berarti kita melupakan Taluduyungo, tidak begitu,” tambahnya. (adv)






