Pameran Teknologi PENAS XVII, Kalimantan Tengah Tampilkan Komoditi Unggulan

Pameran Teknologi PENAS XVII, Kalimantan Tengah Tampilkan Komoditi Unggulan
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Idha Widi Arsanti (tengah) saat mengunjungi stand Pameran Teknologi PENAS XVII Kalimantan Tengah. Foto: ist

60DTK.COM – Kontingen Kalimantan Tengah membawa nuansa khas budaya sekaligus kekayaan alam daerah dalam ajang Pameran Teknologi PENAS XVII yang berlangsung di Gorontalo, Sabtu (20/6/2026).

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Kalimantan Tengah, Rendy Lesmana, menjelaskan identitas budaya yang ditampilkan lewat simbol Limbaba.

Bacaan Lainnya

“Kami menyebutnya Limbaba atau lima warna, hitam, kuning, putih, hijau, dan merah. Filosofinya dari masyarakat Dayak, lima warna ini menggambarkan keberagaman namun tetap satu dalam semangat Humabetang,” ujarnya.

Selain tampilan budaya, kontingen Kalimantan Tengah juga memajang beragam hasil unggulan dari seluruh 14 Kabupaten dan Kota di daerah tersebut.

Di antaranya adalah akar bajakah dan bawang Dayak, komoditas yang hanya tumbuh di Pulau Kalimantan dan sangat khas wilayah ini. Kedua bahan itu dikenal sebagai alternatif obat-obatan herbal alami.

“Ada beberapa komoditi yang menjadi unggul yang ada di 14 kabupaten/kota di Kalimantan Tengah, contohnya ada akar bajakah dan bawang dayak, ini hanya ada di Pulau Kalimantan, khususnya Kalimantan Tengah,” jelasnya.

Tak hanya itu, ia menambahkan pihaknya juga memamerkan produk pertanian unggul lainnya seperti beras merah, serta olahan dari hutan bakau berupa gula mangrove atau mangrove sugar.

“Serta ada juga komoditi pertanian secara umum, kita ada beras merah, mangrove itu kita hasilkan jadi gula mangrove sugar. Semua menjadi bukti kekayaan sumber daya alam di Kalimantan Tengah,” tambahnya. (adv)

Pos terkait