Yuk Liburan ke Talulobutu, Ada Wisata Drainase

0

60DTK – BONEBOL : Memanfaatkan drainase bendungan Sungai Toino yang ada di Kabupaten Bone Bolango, Herman Eki selaku Kepala Desa Talulobutu berhasil mengembangkan tempat tersebut menjadi pusat perputaran ekonomi masyarakatnya.

Sejak bulan Januari kemarin, drainase bendungan sepanjang Desa Talulobutu yang sebelumnya terlihat biasa saja. Hingga kini, drainase itu menjadi wisata baru yang di beri nama Wisata Air Toino. Meskipun belum diresmikan oleh pemerintah setempat, wisata tersebut sudah cukup mendapatkan perhatian dari masyarakat Gorontalo.

Oding – odong air di Wisata Drainase Air Toino di Desa Talulobutu Bonebolango. Foto : Andi/60dtk

“Sebagai kepala desa, saya dituntut untuk berinovasi. Sehingga, timbul ide untuk mengelola sungai ini. Saya coba, dan Alhamdulillah bisa menarik perhatian masyarakat,” ujar Herman saat di wawancarai, Sabtu malam (16/2/2019).

Herman menjelaskan, tujuan dari pengembangan dan pemanfaatan drainase itu, untuk menjaga kebersihan air sungai. Mengingat, banyak masyarakat yang menggunakan air itu untuk mandi dan mencuci pakaian. Selain itu, juga meningkatkan pendapatan masyarakat setempat.

“Sebenarnya, tujuan dari pada pengelolaan sungai ini supaya masyarakat sadar akan menjaga kebersihan sungai. Kemudian saya berpikir untuk tidak sekedar memperindah, tetapi juga untuk mendatangkan ekonomi,” jelas Herman.

Tuna Marhami salah satu dari sepuluh masyarakat Dusun II Desa Talulobutu yang berjualan di wisata Air Toino mengatakan, sebelumnya mereka ditawarkan oleh kepala desa untuk berjualan di tempat wisata tersebut.

“Sehubungan dengan adanya wisata Air Toino ini, kepala desa menawarkan untuk masyarakat di sini khususnya yang ada di Dusun II untuk berjualan di sini,” kata Tuna Marhami saat ditemui di tempat jualannya.

Tuna Marhami salah satu dari sepuluh masyarakat Dusun II Desa Talulobutu yang berjualan di wisata Air Toino Talulobutu Bonebolango. Foto : Andi/60dtk

Seorang ibu yang kini menjadi tulang punggung keluarga itu menambahkan, selama kurang lebih satu bulan berjualan di tempat wisata ini, pendapatan dari hasil jualan bisa mencukupi kebutuhan keluarganya.

“Suami saya sakit, jadi saya yang sudah jadi tulang punggung keluarga. Alhamdulillah selama kurang lebih satu bulan saya berjualan disini, pendapatannya cukup untuk menghidupi keluarga,” tambah Tuna.

Sementara itu, pedagangang lainnya Riki Bangga mengaku, ide yang direalisasikan oleh kepala desa ini, selain tempatnya yang strategis juga memberikan peluang bagi masyarakat untuk menumbuhkan dan meningkatkan ekonomi.

Riki Bangga penjual ikan bakar segar di Wisata Air Toino Bonebolango. Foto : Andi/60dtk

“Kebijakan pemerintah desa saya lihat sampai hari ini bagus. Karena, dengan adanya pembangunan wisata ini memberikan peluang bagi masyarakat termasuk saya untuk berjualan ikan disini. Kemudian tempatnya yang strategis menurut saya. Karena ketika membeli, ikan ini kan sudah masak (dibakar), jadi sudah bisa langsung makan di tempat. Untuk itu, kami selalu menyediakan ikan yang segar,” jelas Riki.

Penuis : Andrianto Sanga

Editor   : Kasim A.

Tinggalkan Balasan