ASN Pemprov yang Anaknya Pelaku Panah Wayer, Siap-Siap Dimutasi

60DTK-Gorontalo: Maraknya kasus panah wayer di Gorontalo, disikapi serius Gubernur Gorontalo Rusli Habibie. Apalagi orang nomor satu di Gorontalo itu sudah memperoleh informasi kalau pelaku panah wayer banyak dari kalangan anak anak.

Mantan Bupati Gorontalo Utara itu berjanji, jika ditemukan adanya anak dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Gorontalo yang terlibat panah wayer, maka akan dimutasi.

“Kalau orang tuanya pejabat, saya berhentikan dari jabatannya. Kalau orang tuanya staf, akan saya mutasi ke tempat lain,” terang Gubernur Rusli Habibie, Senin (23/9/2019).

Maksud Rusli Habibie mengancam para orangtua di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo agar mereka bisa mengawasi anak-anaknya.

Paling tidak, maksud Gubernur Rusli Habibie, anak-anak dari ASN Pemerintah Provinsi Gorontalo bisa menjadi contoh bagi masyarakat.

Sementara di lain pihak, aparat kepolisian sulit untuk memberikan tindakan hukum mengingat pelaku rata-rata di bawah umur. Olehnya, diharapkan aksi jalanan itu tidak terulang di masa mendatang.

“Saya terima laporan dan baca di media, itu pelakunya rata-rata masih anak-anak. Ada yang bahkan masih duduk di bangku SMP. Makanya saya wanti-wanti jika ada anak yang berulah dan ternyata orang tuanya ASN di pemprov, akan saya tindaki,” tegas Gubernur Rusli Habibie. (adv/rds)

Comments are closed.