BNPB Mengkonfirmasi Video Tsunami Yang Beredar di Media Sosial Benar

60DTK – PALU : Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan video Tsunami di Kota Palu dan Donggala yang di dokumentasikan oleh masyarakat serta disebarluaskan di media sosial benar adanya.

Posko BNPB telah mengkonfirmasi ke Badan Penaggulangan Bencana Daerah, bahwa  Tsunami telah menerjang pantai Talise di Kota Palu dan pantai Donggala.

Laporan sementara, terdapat beberapa korban yang meninggal karena tertimpah bangunan roboh. Tsunami juga menerjang beberapa pemukiman dan bangunan yang ada di pantai. Jumlah korban dan dampaknya masih dalam pendataan.

Petugas BPBD, TNI, Polri, Basarnas, SKPD, dan relawan melakukan evakuasi dan pertolongan pada korban. Korban luka-luka ditangani oleh petugas kesehatan. Penanganan darurat terus dilakukan.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo melalui Press Realese yang diterima 60dtk.com, Sabtu (29/9/2018) menyebutkan kondisi listrik padam menyebabkan jaringan komunikasi di Donggala dan sekitarnya tidak dapat beroperasi karena pasokan listrik PLN putus.

Terdapat 276 base station yang tidak dapat digunakan. Operator komunikasi terus berusaha memulihkan pasokan listrik secara darurat. Kemkominfo telah melakukan langkah-langkah penanganan untuk memulihkan komunikasi yang putus tersebut.

Komunikasi yang lumpuh saat ini menyebabkan kesulitan untuk koordinasi dan pelaporan dengan daerah. Kondisi listrik padam juga menyebabkan gelap gulita di Palu dan Donggala. Gempa susulan pun masih terus berlangsung, sampai saat ini terhitung sudah sembilan kali gempa susulan terjadi melalui pantauan tim 60dtk.com pada situs BMKG.Go.Id. (rls/mp).