BPOM: Takjil di Pakaya Tower Limboto Aman dari Zat Berbahaya

  • Whatsapp
Takjil di Pakaya Tower Limboto Aman dari Zat Berbahaya
Kepala BPOM Gorontalo, Agus Yudi Prayudana dan Sejumlah Petugas Mengambil Makanan dan Minuman dari Salah Satu Pedagang takjil di Kawasan Pakaya Tower Limboto, untuk Diuji Sampel, Kamis (15/04/2021). Foto: Andi 60DTK

60DTK, Kabupaten Gorontalo – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Gorontalo melakukan sidak takjil buka puasa yang dijual oleh puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Pakaya Tower Limboto, Kabupaten Gorontalo, Kamis (15/04/2021).

Sidak ini dilakukan BPOM Gorontalo untuk memastikan berbagai macam makanan dan minuman, benar-benar aman dikonsumsi masyarakat, karena tidak mengandung zat berbahaya seperti boraks, formalin, dan lain-lain.

Dari pantauan awak media, sejumlah petugas BPOM Gorontalo mendatangi satu persatu meja jualan para pedagang. Mereka mengambil beberapa jenis kue dan minuman untuk di uji sampel di mobil BPOM.

Petugas BPOM Gorontalo Melakukan Uji Sampel Takjil Buka Puasa
Petugas BPOM Gorontalo Melakukan Uji Sampel Takjil Buka Puasa yang Dijual Para Pedagang di Kawasan Pakaya Tower Limboto, Kamis (15/04/2021). Foto: Andi 60DTK

“Alhamdulillah, dari 57 sampel yang sudah kita uji, semuanya negatif. Tidak ada satupun yang mengandung bahan berbahaya,” beber Kepala BPOM Gorontalo Agus Yudi Prayudana, usai uji sampel selesai dilakukan.

Melihat hasil ini, Yudi memastikan bahwa makanan dan minuman di kawasan Menara Keagungan Limboto itu aman dan layak dikonsumsi oleh masyarakat untuk berbuka puasa.

Baca Juga: Nelson Ingin Pedagang di Pasar Senggol Bebas Covid-19

Khusus di Kabupaten Gorontalo, kata Yudi, pihaknya telah melakukan sidak takjil di dua titik berbeda, yakni di Kecamatan Bongomeme dan Limboto. Sejauh ini, belum ditemukan adanya makanan dan minuman yang berbahaya dikonsumsi.

“Di Kabupaten Gorontalo ada tiga titik, besok lagi kita sidak di Telaga. Tapi karena ruang lingkup kerja kita di seluruh Provinsi Gorontalo, seluruh Kabupaten dan Kota kita periksa,” tandasnya.

Pos terkait