Data BPS, Inflasi Gorontalo Terkendali pada Level 0,22 Persen

60DTK – Gorontalo : Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Gorontalo menyebut, tingkat inflasi Gorontalo periode Maret 2020 relatif terkendali seiring capaian deflasi sebesar -0,13 persen month to month (mtm). Capaian tersebut, mendorong tingkat inflasi tahun kalender Gorontalo tetap rendah sebesar 0,22 persen year to year (ytd).

Baca Juga : Inflasi Gorontalo Tahun 2019, Terbaik Sepanjang Sejarah

“Alhamdulillah di tengah pandemi virus corona, tingkat inflasi kita tetap terjaga pada level 0,22 persen ytd dengan inflasi year on year sebesar 2,67 persen,” jelas Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim saat memimpin High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Gorontalo di Aula Kantor Perwakilan BI Gorontalo, Kamis (16/04/2020).

Baca Juga : Perlunya Sinergitas Antar Daerah Untuk Jaga Inflasi

expo

Idris mengatakan, tantangan dalam menjaga tingkat inflasi sangat penting. Belum lagi, akan memasuki bulan puasa dan Idul Fitri tahun 1441 Hijriah. Jika mengacu pada data Bank Indonesia dan BPS, dalam lima tahun terakhir tingkat inflasi Gorontalo mencapai rata-rata mencapai 0,85 persen saat puasa dan Idul Fitri.

Baca Juga : Inflasi Gorontalo 2019 Masih Stabil

“Untuk menjaga tingkat inflasi ini, kita akan menerapkan strategi 4K. Yakni ketersediaan stok pangan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusinya serta komunikasi yang efektif. Ini merupakan kunci utama yang harus kita lakukan,” ungkap Idris.

Baca Juga : Ini Cara Pemkab Gorut Dalam Stabilkan Inflasi

Selain strategi 4K itu lanjut Idris, imbauan secara masif bagi warga untuk tidak panik hingga membeli bahan pangan dalam jumlah yang banyak di tengah pandemi covid-19. Ia memastikan, TPID Provinsi Gorontalo dan kabupaten/kota akan melakukan kebijakan jalur khusus untuk memastikan ketersediaan stok dan kelancaran distribusi pangan.

Baca Juga : Pengendalian Inflasi Gorontalo Terbaik Nasional

Untuk menjaga stabilitas harga pangan, Idris menambahkan bahwa TPID akan melakukan operasi pasar secara berkala. Terutama untuk komoditas pangan yang mengalami lonjakan harga. Pada pelaksanaan operasi ini, TPID akan bekerjasama dengan Toko Tani Indonesia Center (TTIC) di bawah Dinas Pangan Provinsi Gorontalo.

Baca Juga : Cegah Inflasi Jelang Ramadhan, TPID Gorontalo Gelar Hight Level Meeting

“TPID provinsi dan kabupaten/kota akan berupaya menjaga ketersediaan stok dan keterjangkauan harga untuk seluruh kebutuhan masyarakat. Sehingga, tingkat inflasi di tengah pandemi virus covid-19  menjelang Ramadan dan Idul Fitri dapat terkendali,” tukas Idris. (adv)

Ikuti Kami

Ikuti perkembangan informasi disekitar anda melalui media sosial kami. Ubah hidupmu dengan membaca berita 60dtk.com

Related Articles