DPRD Kota Gorontalo Desak Pengerjaan Pasar Sentral Diselesaikan

  • Whatsapp
DPRD Kota Gorontalo Desak Pengerjaan Pasar Sentral Diselesaikan
Komisi C DPRD Kota Gorontalo, saat Meninjau Progress Pengerjaan Renovasi Pasar Sentral, Selasa (25/5/2021). Pihak Dewan Mendesak Agar Pengerjaan Pasar Sentral Segera Diselesaikan. (Foto: Hendra 60DTK)

60DTK, Kota Gorontalo – DPRD Kota Gorontalo, meminta pengerjaan renovasi pasar sentral harus segera diselesaikan. Mengingat keterlambatan renovasi, memberikan dampak besar kepada pedagang, bahkan disinyalir ada beberapa yang sudah gulung tikar.

“Sudah banyak masyarakat yang dirugikan. Pedagang-pedagang kota sudah banyak tidak menjual lagi. Karena sudah jarang ada pembeli, sudah sepi, sehingga mau tidak mau mereka memberhentikan usahanya,” ungkap Ketua Komisi C DPRD, Ariston Tilameo saat diwawancara pada saat meninjau pengerjaan pasar sentral, Selasa (25/5/2021).

Bacaan Lainnya

Meskipun mengalami beberapa masalah akibat karena pemutusan kontrak kerja dengan pihak sebelumnya, tetap diusahakan untuk segera diselesaikan renovasi pasar sentral tersebut.

DPRD Kota Gorontalo Desak Pengerjaan Pasar Sentral Diselesaikan
Komisi C DPRD Kota Gorontalo, saat Meninjau Progress Pengerjaan Renovasi Pasar Sentral, Selasa (25/5/2021). Pihak Dewan Mendesak Agar Pengerjaan Pasar Sentral Segera Diselesaikan. (Foto: Hendra 60DTK)

“Bagaimana secepatnya, pasar sentral itu segera dimanfaatkan. Cuman karena ada permasalahan, yang timbul dari lelang tender, mungkin ada masalah sehingga mengakibatkan pekerjaan itu diputuskontrakan,” tegasnya.

Baca Juga: Begini Solusi DPRD Kota Gorontalo Atasi Masalah Genangan di HB Jassin

“Jadi kami DPRD, karena itu bukan domain kami, sehingga ini kami minta diusahakan bagaimana secepatnya diselesaikan,” lanjut Ariston.

Ia menambahkan, pihaknya juga telah menerima informasi, bahwa dari pemerintah pusat telah melakukan pelelangan kembali atas proyek tersebut. Hanya saja masih menunggu dari pihak Balai Perkim Gorontalo, untuk segera menyelesaikan kajian perubahan perencanaannya.

“Tadi kami sudah mendapatkan informasi, bahwa pemerintah pusat itu sudah siap, tetapi dari balai disini yang masih sementara melakukan perubahan perencanaannya,” jelasnya. (adv)

Pos terkait