60DTK.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Gorontalo meminta Bank Tabungan Negara (BTN) menambah gerai Anjuangan Tunai Mandiri (ATM).
Ketua Komisi II DPRD Kota Gorontalo, Herman Haluti mengungkap tidak sedikit Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Gorontalo mengeluh dengan fasilitas ATM BTN yang minim.
“Tidak jarang sampai antrean panjang. Seharusnya pihak bank sudah menyiapkan fasilitas layanan memadai, termasuk penyediaan mesin ATM,” ungkap Herman, Senin (09/03/2026).
Tidak hanya itu, Herman juga menyinggung mobile banking (Bale BTN). Menurutnya, aplikasi ini kadang-kadang mengalami gangguan yang mengakibatkan nasabah kesulitan melakukan transaksi.
“Itu saja sudah menyulitkan nasabah. Ini tentu berbeda dengan bank sebelumnya,” jelas Herman.
Ke depan Herman berharap, pihak BTN bisa menindaklanjuti imbauan untuk kenyamanan nasabah dalam melakukan transaksi.
Di sisi lain Herman juga menyinggung soal layanan penukaran uang. Apalagi jelang Idulfitri yang tinggal beberapa hari lagi.
“Ini sangat bertolak belakang dengan bank lain yang tidak membatasi penukaran uang. Karena menjelang Idulfitri, banyak masyarakat menukarkan uang mereka,” tambah Herman.
Untuk mengantisipasi hal ini lanjut Herman, harusnya pihak bank sudah melakukan persiapan termasuk perhitungan berapa banyak warga khususnya ASN Kota Gorontalo yang inging melakukan penukaran uang.
“Bayangkan ada 4.000 ASN Kota Gorontalo yang masing-masing satu ASN saja melakukan penukaran Rp1 juta, maka ada Rp4 miliar uang yang beredar selama Ramadan,” tutur Herman.
Terakhir kata Herman, pihaknya dalam waktu dekat akan melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan BTN untuk memecahlan beberapa persoalan di atas.
“Komisi II DPRD Kota Gorontalo akan menggelar RDP untuk meminta penjelasan terkait persoalan tersebut dengan pihak BTN,” imbuh Herman. (adv)
