e-filling Permudah Masyarakat Lapor SPT Tahunan

e-filling Permudah Masyarakat Lapor SPT Tahunan
Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim (kanan) menunjukkan Bukti Pelaporan SPT Tahunan didampingi Kepala KPP Pratama Gorontalo, Suyono, Senin (1/3/2021). Foto: Haris.

60DTK, Gorontalo – Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) di ruang kerjanya, Senin (1/3/2021).

“Saya selaku warga negara wajib melaporkan SPT Tahunan sebagai bentuk kepatuhan terhadap aturan yang berlaku. SPT Tahunan pribadi, saya laporkan menggunakan aplikasi e-filling,” ujar Idris.

Bacaan Lainnya
e-filling Permudah Masyarakat Lapor SPT Tahunan
Wakil Gubernur Gorontalo Idris Rahim (kanan) menunjukkan Bukti Pelaporan SPT Tahunan didampingi Kepala KPP Pratama Gorontalo, Suyono, Senin (1/3/2021). Foto: Haris.

Di era digital saat ini para wajib pajak sangat mudah untuk melaporkan SPT Tahunan. Diutarakannya, melalui aplikasi e-filling yang dapat diakses melalui gawai, para wajib pajak tidak perlu lagi datang dan mengantri di Kantor Pajak.

“Dengan e-filling kita dapat melaporkan SPT Tahunan dengan sangat mudah, bisa di mana dan kapan saja,” jelasnya.

Idris mengajak seluruh wajib pajak di Provinsi Gorontalo, baik perorangan maupun badan usaha untuk segera melaporkan SPT Tahunan sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan.

Batas waktu pelaporan SPT Tahunan untuk perorangan akan berakhir pada 31 Maret 2021, sedangkan untuk badan usaha berakhir pada 30 April 2021.

Sementara itu Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Provinsi Gorontalo, Suyono mengatakan hingga Februari 2021 terjadi pertumbuhan penerimaan pajak sebesar 5 persen dibanding tahun 2020. Ia menarget penerimaan pajak di Gorontalo sebesar Rp749 miliar untuk tahun ini.

“Meskipun di tengah pandemi Covid-19, kita bisa berbahagia karena penerimaan pajak tumbuh 5 persen. Dengan terobosan yang dibuat oleh Direktorat Jenderal Pajak yang memudahkan wajib pajak dalam pelaporan melalui e-filling dan pembayaran lewat e-billing, penerimaan pajak akan semakin meningkat,” ungkap Suyono. (adv)

Pos terkait