60DTK.COM – Pemerintah Provinsi Gorontalo resmi jadi provinsi ke-15 dari 38 provinsi yang menerapkan SP2D Online.
Sistem ini ditandai lewat uji coba SIPD Online pada Selasa, (12/5/2026) di Ruang Rapat Onato By Swiss 18.
Penerapan ini bikin proses pencairan dana daerah sudah terintegrasi elektronik dengan Kasda Online Bank Sulut Gorontalo atau BSG.
Tujuannya untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas tata kelola keuangan daerah.
Kepala BKAD Provinsi Gorontalo Sukril Gobel menjelaskan, sistem ini dirintis Gubernur Gusnar Ismail sejak November 2025. Saat itu dilakukan penandatanganan kerja sama dengan Direktur Utama BSG.
“Pak Gubernur instruksikan BKAD segera operasional bersama Pusdatin Kemendagri dan BSG. Alhamdulillah hari ini bisa terwujud,” ujar Sukril saat kegiatan uji coba berlangsung.
Dengan sistem baru, tagihan tidak lagi diantar manual ke Bank SulutGo Cabang Gorontalo. Semua proses kini bisa dikerjakan langsung secara elektronik di lingkungan BUD.
“Kita melakukan uji coba atau simulasi yang turut dihadiri oleh Bendahara Pengeluaran (BP) dan Bendahara Pengeluaran Pembantu (BPP) di lingkungan BKAD serta Bendahara Pengeluaran Sekretariat DPRD. BP dan BPP OPD diikuti secara virtual melalui zoom meeting,” ujar Sukril.
Simulasi mencakup pembuatan SPP, SPM, penerbitan SP2D oleh Tim Kuasa BUD, hingga proses transfer transaksi dan berhasil dilaksanakan dengan baik tanpa kendala teknis.
Uji coba dilakukan terhadap tiga jenis tagihan, yaitu: Tagihan LS tanpa potongan pajak; Tagihan LS dengan potongan pajak; dan Tagihan Tambahan Uang Persediaan (TUP). (adv)
