60DTK.COM – Gorontalo : Isu keretakan hubungan politik antara Partai Golkar dan pemerintahan Gusnar Ismail–Idah Syahidah tengah menjadi perhatian publik. Namun, di tengah dinamika tersebut, aktivitas pemerintahan Provinsi Gorontalo tetap berjalan seperti biasa.
Hal itu terlihat dalam rapat pimpinan daerah yang digelar di Aula Rumah Jabatan Gubernur Gorontalo, Rabu (26/8/2026). Gubernur Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah hadir bersama dan memimpin langsung rapat tersebut.
Keduanya terlihat berdampingan membahas sejumlah agenda strategis pemerintahan dan pembangunan daerah. Suasana rapat juga berlangsung cair, dengan komunikasi antara jajaran pimpinan yang berjalan terbuka.
Juru Bicara Gubernur Gorontalo, David Radjak, mengatakan pemandangan tersebut menjadi gambaran bahwa pemerintahan Gusnar–Idah tetap solid menjalankan tugas, meski isu politik sedang berkembang.
“Hari ini kita saksikan sendiri, Pak Gubernur dan Bu Wakil Gubernur memimpin rapat bersama. Mereka membahas agenda-agenda penting daerah. Ini menunjukkan bahwa isu yang beredar tidak menggambarkan kondisi pemerintahan yang sebenarnya,” ujar David.
Menurut David, masyarakat sebaiknya tidak hanya melihat dinamika politik dari pemberitaan, tetapi juga memperhatikan bagaimana pemerintahan tetap bekerja dan mengambil keputusan untuk kepentingan daerah.
Ia juga menyinggung pemberitaan yang menurutnya cenderung provokatif dan berulang kali mengaitkan dinamika pemerintahan dengan sikap partai-partai koalisi.
“Sejak awal pemerintahan Gusnar–Idah, selalu ada oknum yang menyuguhkan berita provokatif dengan mengatasnamakan partai-partai koalisi. Karena itu, masyarakat perlu melihat fakta yang terjadi di lapangan,” katanya.
Mengenai sinyal evaluasi yang disampaikan Fraksi Golkar DPRD Provinsi Gorontalo, David menilai hal tersebut merupakan bagian dari dinamika internal partai.
Menurutnya, evaluasi politik tidak otomatis berarti hubungan antara partai dan pemerintahan telah retak.
“Golkar punya hak untuk melakukan evaluasi internal. Itu bagian dari mekanisme partai dan dinamika demokrasi. Tetapi evaluasi bukan berarti keretakan. Komunikasi antara pemerintah dengan seluruh unsur koalisi, termasuk Golkar, sejauh ini tetap berjalan,” jelasnya.
David menegaskan bahwa dinamika politik tidak boleh mengganggu pelayanan kepada masyarakat. Pemerintah Provinsi Gorontalo, kata dia, tetap fokus menjalankan program pembangunan dan memastikan roda pemerintahan berjalan sesuai agenda.
“yang paling penting bagi beliau berdua adalah memastikan pemerintahan terus berjalan melayani masyarakat Gorontalo. Program pembangunan dan pelayanan publik tetap berjalan sesuai rencana. Itu komitmen mereka kepada rakyat,” pungkasnya.
Ia berharap masyarakat dapat menyikapi berbagai informasi politik secara proporsional dan tidak mudah terbawa oleh narasi yang belum tentu mencerminkan kondisi sebenarnya.
Di tengah dinamika politik yang berkembang, Gusnar Ismail dan Idah Syahidah menunjukkan bahwa agenda pemerintahan tetap menjadi prioritas utama.






