Kenali Gejala dan Stadium Penyakit Kaki Gajah

6oDTK-Kesehatan: Filariasis merupakan penyakit kaki gajah yang rentan menular harus diwaspadai oleh masyarakat. Wabah penyakit ini ditularkan oleh cacing mikrofilaris melalui gigitan nyamuk. Jika berkepanjangan, penyakit ini akan membuat kecacatan pada penderitanya.

“Penyakit ini merupakan penyakit menular menahun yang disebabkan oleh cacing filaria ditularkan oleh nyamuk. Gejalanya dan penyakitnya menjadi beberapa stadium” ucap dr. Elizabeth  Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonosis (P2TVZ) Kementerian Kesehatan yang dilansir dari fajar.co.id (07/10/2018)

Penyakit filariasis memiliki gejala dan tanda klinis akut dan kronis. Penyakit ini ditandai dengan demam berulang-ulang 3-5 hari. Demam ini akan hilang jika istrahat dan akan timbul setelah penderitanya bekerja berat. Selain itu, terdapat pembengkakan kelenjar getah (tanpa luka) didaerah lipatan paha, ketiak yang tampak merah, perih dan sakit.

Berikut adalah level stadium penyakit kaki gajah:

STADIUM I-II

Bengkak yang ada pada anggita tubuh, hilang saat bangun pagi. Lipatan kulit tidak ada dan kulit masih halus dan normal.

STADIUM III

Bengkak menetap, lipatan kulit dangkal, kulit halus dan normal.

STADIUM IV

Bengkak menetap, lipatan kulit dangkal. Mulai adanya nodul atau benjolan dikulit.

STADIUM V

Bengkak menetap dan bertambah besar, lipatan kulit dalam. Terjadi nodul atau benjolan.

STADIUM VI

Bengkak menetap dan bertambah besar, lipatan kulit dalam. Kaki seperti pecah dan berlumut.

STADIUM VII

Bengkak menetap dan semakin besar, lipatan kulit dalam, ada benjolan dan kaki pecah berlumut. Pada stadium inilah penderita tidak dapat melakukan aktivitas seperti biasanya

(amr)