Kursi Ketua Deprov, Golkar Tak Tergoyahkan

60DTK-GORONTALO – Kembali, Partai Golkar tak tergoyahkan. Sepuluh kursi yang diraih Golkar pada pemilihan legislatif (Pileg) 2019 ini, membuat secara telak, Golkar akan kembali menduduki jabatan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo.

Meski begitu, ada yang menarik dalam perebutan kursi ketua DPRD Provinsi Gorontalo kali ini.

Ketua DPD I Partai Golkar Gorontalo, Rusli Habibie melihat, sosok yang saat ini meraih suara tertinggi dan terpilih sebagai anggota Dewan DPRD Provinsi Gorontalo adalah kader terbaik yang dimiliki Partai Golkar. Dengan begitu, potensi untuk kursi pimpinan dewan masih sangat terbuka kepada siapa saja.

Baca juga : Wakil Rakyat Kota Gorontalo Di Deprov, Ada 6 Wajah Baru

“Kita memiliki banyak kader. Dan semua itu adalah kader terbaik kita,” ucap Rusli Habibie saat ditemui di rumah dinas Gubernur usai pelaksanaan HUT Ke – 7 kepemimpinan Rusli Habibie dan Idris Rahim, Minggu (12/5/2019).

Namun memang, untuk posisi ketua dewan sendiri, Rusli belum menentukan kriteria, karena dirinya masih menunggu petunjuk teknis (Juknis) dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.

“Saya menunggu Juknis dari DPP. Termasuk kesolidan pendukung Jokowi – Ma’ruf. Apakah masih akan ada dari pusat sampai ke daerah. Itu yang masih kami tunggu,” tutur Gubernur Gorontalo dua periode itu.

Seandainya koalisi Jokowi – Ma’ruf utuh hingga ke daerah, maka akan semakin kuat pula koalisi parlemen di Gorontalo. Sebab koalisi yang besar seperti Golkar, PDIP, Hanura, PPP, PKB, dan NasDem, telah memberi warna tersendiri terhadap kebijakan daerah.

“Namanya politik, teori kemungkinan sangat besar untuk pergeseran posisi ketua DPRD. Yang jelas untuk Golkar itu banyak kader yang cocok jadi ketua dewan. Nanti kita tunggu Juknisnya dari DPP,” tandas Rusli. (rds/rls)

Sumber : Gopos.id

Comments are closed.