Masyarakat Sarankan Sirkuit Bongohulawa Diberi Nama ‘Sang Profesor’

  • Whatsapp
Bupati Nelson Pomalingo (kiri) saat mendatangi lokasi pembangunan sirkuit balap di Kelurahan Bongohulawa, Kecamatan Limboto, Jum'at (26/7/2019). Foto: Humas Pemkab Gorontalo.

60DTK – KABGOR – Ada hal menarik saat Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo meninjau progres pekerjaan sirkuit balap di Kelurahan Bongohulawa, Kecamatan Limboto pada Jum’at, (26/7/2019). Pasalnya, di sela – sela kunjungan itu baik masyarakat sekitar, pekerja dan pihak pelaksana menyarankan agar sirkuit balap tersebut diberi nama ‘Sirkuit Sang Profesor’.

Ide ini terispirasi dari nama salah satu pembalap senior Motor GP, Valentino Rossi yang dijuluki ‘The Doctor’. Salah satu sosok pembalap fenomenal yang sampai saat ini masih eksis.

Bacaan Lainnya

“Seorang ‘The Doctor’ sosok yang memiliki keahlian mumpuni bidang balap motor, maka dengan inspirasi ini kami menyarankan kepada pak Bupati agar sirkuit balap ini diberi nama ‘Sirkuit Sang Profesor,” ungkap salah seorang yang biasa disapa Ko Fende.

Menurutnya, Valentino Rossi telah berhasil mendapatkan berbagai prestasi karena keahliannya. Pun demikian dengan Bupati Nelson. Disebutnya, salah satu prestasi itu adalah mewujudkan sirkuit balap bertaraf Nasional di Kabupaten Gorontalo.

“Ide ini, karena di balap ini ada ‘The Doctor’ maka harus disandingkan lebih di atas lagi yakni ‘Sang Profesor’,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, bahwa seorang pembalap harus mempunyai etika, disiplin bahkan berpendidikan. Untuk itu, Ia berharap agar generasi muda khususnya pecinta otomotif di Kabupaten Gorontalo bisa lebih maju dan tertata lebih baik lagi sama halnya dengan Bupati Gorontalo ‘Sang Profesor’ yang punya banyak ide dan Inovasi.

Sementara itu, menanggapi saran penamaan sirkuit balap “Sang Profesor”,  Bupati Nelson Pomalingo menyambut baik ide tersebut. Meski demikian, Bupati Nelson menganggap pemberian nama sirkuit di Kelurahan Bongohulawa itu belum terlalu penting untuk sekarang.  Bagi Nelson, yang terpenting adalah pengerjaan sirkuit segera tuntas dan dinikmati masyarakat.

“Nama nanti diakhir kita cari tapi kebutuhan kaula muda, kaula milenial yang utama bagi saya,” tukasnya sambil tersenyum. (rls/Andi)

Pos terkait