Pasar Kayubulan Limboto Jadi Contoh New Normal Life

60DTK, Gorontalo – Pemerintah Provinsi jadikan pasar Kayubulan di Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo sebagai contoh kawasan tertib menghadapi tatanan hidup baru (New Normal Life). Hal ini disampaikan Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie, saat meninjau langsung pasar tersebut, Sabtu (06/06/2020).

Rusli, mengungkapkan percontohan atas tatanan hidup baru di Pasar Kayubulan selain dari segi kebersihan, juga setiap pedagang diatur jarak satu dengan yang lainnya. Di pintu masuk pasar, telah disediakan petugas yang mengecek suhu tubuh pengunjung. Pembeli diwajibkan untuk memakai masker dan mencuci tangan.

“Hari ini saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Bupati, atas prakarsa beliau untuk mulai membuat pasar yang bersih dalam menghadapi tatanan hidup baru,” ujar Rusli dalam sambutannya.

Baca Juga: Menuju New Normal Life, Masyarakat Diminta Ikuti Protokol Kesehatan

Rusli pun sampaikan janjinya akan terus memperhatikan nasib para pedagang. Sebagai imbalannya, ia meminta pedagang dan pembeli menaati protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah.

“Kemarin ada yang mengeluh ke saya mereka pedagang mulai kurang pembeli sementara mereka punya pinjaman di bank. Langsung saat itu juga saya telepon kepala Bank BRI untuk minta kebijakan relaksasi. Dilonggarkan bagi yang punya hutang di bank,” ungkapnya.

Baca Juga: Jadi Percontohan New Normal, Nelson Terus Pantau Kesiapan Pasar Limboto

Sementara itu, Bupati Gorontalo, Neslon Pomalingo mengungkapkan akan mengatur jadwal bagi para pedagang yang berjualan dipasar tersebut, hal ini diharapkan agar tidak antar penjual dan pembeli dapat merata dan ini demi menghindari adanya penumpukan.

“Perlu kami sampaikan Pak Gubernur untuk waktu operasional pasar akan kami tambah. Jika yang biasa beroperasi satu hari maka kami jadikan dua hari, yang dua hari kami jadikan tiga hari. Ini untuk meratakan penyebaran penjual dan pembeli supaya tidak ada penumpukan,” ungkap Nelson.

Deketahui percontohan Pasar Kayubulan ini ditandai dengan pencanganan pemerintah yang membunyikan sirene oleh Gubernur dua periode. Serta ditempat yang sama diikuti pemasangan masker secara simbolis oleh Idah Syahidah, Nelson Pomalingo, serta unsur Forkopimda dan beberapa OPD yang sempat hadir.

 

Pewarta: HendraSetiawan

Comments are closed.