60DTK.COM – Pemerintah Kota Gorontalo terus mematangkan kesiapan lokasi pembangunan Koperasi Merah Putih. Koperasi ini merupakan Program Strategis Nasional (PSN) periode 2025 – 2030.
Dalam rapat dengan unsur terkait, Sekretaris Daerah Kota Gorontalo Ismail Madjid mengatakan, koordinasi lintas sektor penting untuk percepatan pembangunan koperasi.
“Kami membicarakan terkait dengan Koperasi Merah Putih. Insya Allah kita akan bertemu dengan camat dan lurah terkait keberadaan bakal lokasi pembangunan koperasi ini,” kata Ismail.
Ismail menjelaskan, program strategis ini beriringan dengan sejumlah agenda prioritas lainnya seperti digitalisasi pelayanan dan penanganan kemiskinan ekstrim.
Namun demikian, implementasi program di wilayah perkotaan memiliki tantangan sendiri khususnya ketersediaan lahan. Ismail menilai, Kota Gorontalo memiliki wilayah relatif kecil, sehingga butuh strategi khusus dalam menentukan lokasi pembangunan.
“Persoalan di daerah perkotaan ini memang pada lahan. Kota Gorontalo luas wilayahnya sangat kecil, bahkan tidak sampai satu persen dari luas Provinsi Gorontalo,” ungkapnya.
Tidak hanya itu, Kota Gorontalo juga merupakan kawasan yang tidak dapat dimanfaatkan untuk pembangunan. Sebab kondisi geografis seperti perbukitan dan kawasan tertentu lainnya.
Sementara itu, pembangunan koperasi ini menyaratkan ketersediaan lahan minimal 600 meter persegi. Sejalan dengan hal ini, Pemerintah Kota Gorontalo terus melakukan pemetaan dan penjajakan lokasi yang memungkinkan.
Menurut Ismail, langkah ini untuk mencari jalan keluar agar program strategis nasional tersebut bisa berjalan optimal walapun di tengah keterbatasan ruang.
“Saya minta jajaran kecamatan dan kelurahan aktif berkoordiansi dalam mengidentifikasi lokasi potensial untuk pembangunan Koperasi Merah Putih di Kota Gorontalo,” pungkas Ismail. (adv)






