Pemkot Gorontalo Bakal Gelar Shalat Istisqa, Ajak Warga Berdoa di Tengah Kemarau

60DTK.COM – Gorontalo : Pemerintah Kota Gorontalo akan menggelar Shalat Istisqa sebagai ikhtiar spiritual menghadapi kemarau yang berlangsung cukup panjang. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung di Lapangan Taruna Remaja, Kota Gorontalo, Jumat (21/8/2026).

Shalat Istisqa tersebut tidak hanya diikuti jajaran pemerintah daerah, tetapi juga mengajak seluruh umat Islam di Kota Gorontalo untuk bersama-sama melaksanakan ibadah dan memanjatkan doa agar hujan segera turun.

Bacaan Lainnya

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Gorontalo, Sukamto Mooduto, mengatakan Shalat Istisqa menjadi bentuk ikhtiar pemerintah bersama masyarakat dalam menghadapi kondisi kekeringan.

“Shalat Istisqa ini merupakan ikhtiar spiritual kita untuk memohon kepada Allah SWT agar diturunkan hujan, terutama dalam kondisi kemarau yang cukup panjang,” ujar Sukamto.

Menurutnya, seluruh unsur Pemerintah Kota Gorontalo akan dilibatkan, mulai dari para asisten, staf ahli, pimpinan OPD, direktur, kepala bagian Setda, camat hingga lurah.

Pimpinan Baznas serta seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Gorontalo juga dijadwalkan mengikuti pelaksanaan Shalat Istisqa bersama masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, Shalat Istisqa akan dipimpin Imam Hi. Yudin Mohamad, M.Pd., sementara khutbah akan disampaikan Hi. Syaifudin Mateka, S.Ag.

Sukamto menjelaskan, Shalat Istisqa merupakan ibadah sunnah yang dianjurkan ketika terjadi kekeringan atau hujan tidak turun dalam waktu yang cukup lama. Ibadah ini umumnya dilaksanakan secara berjamaah di tanah lapang dan dilanjutkan dengan khutbah yang mengajak umat memperbanyak istighfar, bertobat serta memohon ampun kepada Allah SWT.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat diikuti masyarakat secara luas sebagai bentuk ikhtiar bersama.

“Harapannya bukan hanya pemerintah, tetapi seluruh masyarakat bisa ikut mengambil bagian dalam ikhtiar ini. Kita berdoa bersama agar Allah SWT memberikan hujan dan kondisi kekeringan ini segera berakhir,” katanya.

Selain ikhtiar keagamaan, Pemkot Gorontalo juga tetap melakukan langkah teknis untuk menghadapi dampak kemarau. Upaya tersebut antara lain diarahkan untuk mengantisipasi dampak kekeringan sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang dapat meningkat selama kondisi cuaca kering.

Melalui Shalat Istisqa, Pemkot Gorontalo berharap terbangun kepedulian dan kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi kemarau, sekaligus mendorong kesadaran untuk menjaga lingkungan di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.

Pos terkait