Pemprov Gorontalo Gelar Du’a Lo Ulipu, Ini Tujuannya

60DTK, Gorontalo: Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo menggelar du’a lo ulipu atau doa keselamatan negeri di Rumah Jabatan Gubernur Gorontalo, Senin (18/01/2021).

Du’a lo ulipu yang dihadiri oleh Wakil Gubernur (Wagub) Gorontalo, Idris Rahim, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Gorontalo, serta tokoh agama dan tokoh adat itu digelar untuk menjauhkan Gorontalo dan Indonesia dari bencana.

Wagub Gorontalo, Idris Rahim (kedua kiri), saat memberikan sambutan pada kegiatan du’a lo Ulipu atau doa keselamatan negeri di Rumah Jabatan Gubernur Gorontalo, Senin (18/01/2021). (Foto: Haris, Kominfo/Humas Pemprov)

Doa diawali dengan salat Isya berjemaah, dilanjutkan dengan zikir dan doa bersama, yang dipimpin oleh Ustaz Sarmada Inaku. Pada kegiatan itu, Idris Rahim juga sekaligus menyerahkan santunan kepada empat puluh anak yatim piatu, yang diserahkan secara simbolis kepada tiga anak, masing-masing dari Panti Asuhan Amal Sholeh, Nurul Qolbi, dan Multazam.

Baca juga: Pemprov Gorontalo Usulkan Surat Vaksinasi Jadi Syarat Bepergian

“Insyaallah doa yang kita panjatkan malam ini akan diterima Allah Swt. Semoga daerah dan bangsa kita terhindari dari segala bencana,” ujar Idris dalam sambutannya.

Idris menuturkan, selain pandemi covid-19 yang hingga saat ini belum juga mereda, Indonesia dalam dua bulan terakhir diperhadapkan dengan cuaca ekstrem. Cuaca tersebut mengakibatkan intensitas curah hujan yang sangat tinggi, sehingga di beberapa daerah terjadi bencana longsor, banjir, ombak besar, hingga gempa bumi.

“Tentunya kita harus mawas diri bahwa sesungguhnya ada hak Allah yang belum kita berikan. Kita harus perlu koreksi diri. Oleh karena itu, mari kita tingkatkan iman dan takwa kepada Allah Swt,” imbuhnya.

Baca juga: Idris Rahim Ikuti Pertemuan Tahunan Otoritas Jasa Keuangan

Terkait antisipasi terjadinya bencana di Provinsi Gorontalo, Ia pun menginstruksikan seluruh OPD untuk sedini mungkin membuat perencanaan dan desain program yang tepat dan melibatkan seluruh sektor. Ia menegaskan, pemerintah harus selalu berada di depan untuk mengantisipasi dan menanggulangi bencana.

“Kalau terjadi bencana, pemerintah harus berada di depan menanggulangi bencana dan memberi bantuan semaksimal mungkin kepada masyarakat. Jangan hanya BPBD, TNI, dan Polri yang berada di lapangan saat terjadi bencana, semua harus turun dan terlibat membantu masyarakat,” tegasnya. (adv/rls)

 

Sumber: Humas Pemprov Gorontalo

Ikuti Kami

Ikuti perkembangan informasi disekitar anda melalui media sosial kami. Ubah hidupmu dengan membaca berita 60dtk.com

Related Articles