Pemprov Gorontalo Minta TVRI Lebih Masif Sosialisasikan Protokol Kesehatan ke Masyarakat

  • Whatsapp
Wagub Gorontalo, Idris Rahim (kiri), saat menerima kunjungan Kepala Stasiun TVRI Gorontalo yang baru, Prasojo, di rumah jabatan Wagub, Rabu (22/07/2020). (Foto - Haris, Humas)

60DTK, Gorontalo – Dalam rangka memaksimalkan sosialisasi terkait protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 saat ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo berharap stasiun TVRI Gorontalo dapat lebih masif menyosialisasikan hal tersebut kepada masyarakat.

Wakil Gubernur (Wagub) Gorontalo, Idris Rahim menjelaskan, karena sosialisasi kepada masyarakat ini sangat diperlukan, maka peran strategis dari stasiun TV seperti TVRI akan sangat membantu.

Bacaan Lainnya
banner 468x60

“Dalam dua hari terakhir ini, pasien baru positif Covid-19 jumlahnya melonjak. Sosialisasi protokol kesehatan melalui berbagai media harus lebih diintensifkan lagi, salah satunya melalui TVRI,” ungkap Idris saat menerima kunjungan dari Kepala Stasiun TVRI Gorontalo yang baru, Prasojo, di rumah jabatan Wagub, Rabu (22/07/2020).

Baca juga: Update Covid-19 Di Gorontalo Tidak Diumumkan Lagi Secara Langsung

Idris juga menuturkan, sosialisasi melalui TVRI Gorontalo perlu dikemas menarik dengan latar belakang kearifan lokal dan budaya masyarakat Gorontalo. Jika perlu, ada sosialisasi yang menggunakan bahasa Gorontalo. Dengan konsep seperti itu, informasi tentang protokol kesehatan bisa diterima dengan baik hingga ke masyarakat pelosok.

“Kalau perlu informasinya menggunakan bahasa daerah Gorontalo dan mengangkat bagaimana penerapan protokol kesehatan misalnya pada pesta pernikahan, tempat layanan publik, serta aktivitas keseharian masyarakat,” imbuhnya.

Diketahui, kasus positif Covid-19 di Provinsi Gorontalo hingga Selasa (21/07/2020) kemarin sudah mencapai 615 kasus. Rinciannya, 313 pasien sembuh, 29 meninggal dunia, dan 273 orang dalam perawatan.

Baca juga: Pasien Baru Di Gorontalo Bertambah 77, Terbanyak Di Kabupaten Gorontalo

Hal itu merupakan kalkulasi, di mana Pada Senin (20/07/2020), terjadi lonjakan pasien baru sebanyak 107 orang, sementara pada Selasa (21/07/2020) kasus Covid-19 kembali bertambah sebanyak 77 orang. (adv)

 

Pewarta: Hendra Setiawan

Pos terkait