Peringati Hari Purbakala, Dikbudpora Gorontalo Gelar Lomba Tradisional di Museum

  • Whatsapp
Sekdaprov Gorontalo, Darda Daraba saat membuka lomba olahraga tradisional dan kegiatan belajar bersama di Museum Purbakala Provinsi Gorontalo, Senin (14/06/2021). (Foto: Nova, IKP)

60DTK, Gorontalo – Dalam rangka memperingati Hari Purbakala ke-108, Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dikbudpora) Provinsi Gorontalo menggelar berbagai lomba olahraga tradisional dan kegiatan belajar bersama di Museum Purbakala Provinsi Gorontalo, Senin (14/06/2021).

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Gorontalo, Darda Daraba, kegiatan belajar bersama dan olahraga tradisional merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dan mempunyai kolaborasi sebagai upaya untuk melestarikan dan menjaga seni budaya serta kearifan lokal dalam daerah.

Bacaan Lainnya
Sekdaprov Gorontalo, Darda Daraba saat membuka lomba olahraga tradisional dan kegiatan belajar bersama di Museum Purbakala Provinsi Gorontalo, Senin (14/06/2021). (Foto: Nova, IKP)

“Saya atas nama pemerintah memberikan apresiasi kepada Dikbudpora dan khususnya kepada UPTD Museum Purbakala atas penyelenggaraan kegiatan ini. Dengan semangat Hari Purbakala, kita tingkatkan minat dan kembangkan keterampilan peserta didik untuk mendukung kemajuan kebudayaan daerah melalui kegiatan belajar bersama di museum dan olahraga tradisional,” ucap Darda saat membuka kegiatan tersebut.

Baca juga: Pemprov Gorontalo Dorong Bulog Serap Beras Lokal

Darda menilai, di era digitalisasi saat ini minat generasi muda terhadap budaya lokal mulai menurun. Rasa ingin tahu siswa dan masyarakat terhadap nilai-nilai sejarah pun menjadi sangat rendah.

Oleh karena itu, kedua kegiatan tersebut menurutnya menjadi sangat penting untuk lebih mengenalkan sejarah dan budaya Gorontalo kepada generasi milenial.

“Kegiatan hari ini sangat bagus, tempatnya juga saya rasa tepat sekali untuk lomba belajar bersama di museum dengan berbagai kegiatan. Kegiatan ini juga sejalan dengan PP Nomor 6 tahun 2015 tentang Fungsi Museum itu sendiri,” ujar Darda.

Baca juga: Idris Beberkan Upaya Meningkatkan IPM Dalam Dialog Tokoh Gorontalo

Adapun cabang olahraga tradisional yang diperlombakan di antaranya tarik tambang, enggrang, terompah, dan hadang.

Sementara untuk kegiatan belajar bersama di museum, di antaranya membuat upiah karanji (kopiah keranjang), sulaman karawo, membuat jalamba, melukis koleksi museum, membuat makanan khas tiliaya, serta bela diri langga.

Pelaksanaan belajar bersama di museum itu diikuti oleh 25 orang peserta di setiap kegiatannya, dan 60 orang peserta untuk lomba olahraga tradisional. Peserta merupakan siswa SMA/SMK utusan perwakilan sekolah dari daerah masing-masing kabupaten kota se-Provinsi Gorontalo.

Belajar bersama di museum ini dilaksanakan mulai tanggal 14–22 Juni 2021. Untuk Olahraga tradisional tanggal 14–15 Juni 2021. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat. Peserta juga diwajibkan mengikuti rapid antigen sebelum masuk ke dalam lokasi kegiatan. (adv)

 

Sumber: Gorontaloprov.go.id

Pos terkait