Wabup Pohuwato Evaluasi Pelaksanaan Vaksinasi di Tiap Kecamatan

  • Whatsapp
Wakil Bupati Pohuwato, Suharsi Igirisa saat menggelar rapat evaluasi pelaksanaan vaksin di Rumah Jabatan Wakil Bupati Pohuwato, Minggu (10/10/2021).

60DTK, Pohuwato – Wakil Bupati Pohuwato, Suharsi Igirisa didampingi Sekda, Iskandar Datau; Asisten Pemerintahan dan Kesra, Arman Mohamad; serta Kabag Humas, Nikson Pakaya; menggelar rapat evaluasi pelaksanaan vaksin di seluruh kecamatan, Minggu (10/10/2021).

Rapat yang digelar secara virtual itu diawali pemaparan oleh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala bagian, camat, dan masing-masing kepala puskesmas terkait pelaporan kendala yang dihadapi di lapangan.

Bacaan Lainnya
Wakil Bupati Pohuwato, Suharsi Igirisa saat menggelar rapat evaluasi pelaksanaan vaksin di Rumah Jabatan Wakil Bupati Pohuwato, Minggu (10/10/2021).

Berdasarkan hasil pemaparan, diketahui data secara aplikasi, vaksinasi sudah berada pada posisi 58 persen, dan secara manual sudah 78 persen. Selisih 20 persen ini belum terlaporkan karena ada beberapa puskesmas yang belum memasukkan data karena kendala jaringan, dan proses pelaksanaan vaksinasi dilakukan dengan cara manual.

Sementara itu, beberapa OPD yang ditugaskan sebagai pendamping di masing-masing desa melaporkan, di beberapa tempat, antusias masyarakat untuk vaksinasi sudah sangat tinggi. Bahkan kadang ada yang pulang karena membludaknya peserta vaksinasi serta jata vaksin yang terbatas.

Mengenai hal di atas, Wabup Pohuwato, Suharsi Igirisa berharap adanya kerja sama yang baik antara pemerintah kecamatan dan pihak puskesmas selaku vaksinator di tiap-tiap kecamatan, agar jadwal vaksin di seluruh desa pekan ini sudah dijadwalkan kembali mulai Senin sampai Jumat.

“Ya, terkait hal ini perlu ada rapat internal antara Dikes dan seluruh puskesmas tentang penyelesaian penginputan secara aplikasi. Peran aktif dari Kadis Kominfo untuk membantu tempat-tempat atau pelaksanaan vaksinasi yang jaringannya tidak bagus untuk mempercepat proses penginputan tersebut,” terang Suharsi.

Ia juga menegaskan perlu adanya pemanfaatan anggaran di desa untuk membantu proses vaksinansi, karena selama ini, banyak desa-desa yang belum memaksimalkan anggaran vaksin untuk desa itu sendiri.

“Pada minggu kemarin ada beberapa kecamatan yang kekurangan vaksin, namun ketika kita minta vaksin di provinsi ada kendala bagi kita di Pohuwato, di mana terlihat atau terbaca dari pusat bahwa Pohuwato masih ada vaksin sinovac sekitar enam ribuan,” ungkapnya. (adv)

 

Pewarta: Efendi Hasan

Pos terkait