Warga Enggan Direlokasi jadi Kendala Penanganan Banjir di Kota Gorontalo

60DTK, Gorontalo – Keengganan warga yang berada di tepi Sunga Bone di Kelurahan Bugis untuk direlokasi menjadi kendala pemerintah untuk menangani masalah banjir di Kota Gorontalo. Hal itu terungkap saat Gubernur Gorontalo Rusli Habibie meninjau lokasi, Senin (20/9/2021).

“Tender pelaksanaan sudah ada, tetapi terhambat dengan rumah-rumah masyarakat di seputaran sungai (Bone) ini. Kita masukin material alat berat agak susah. Nah ini gimana? Warga minta kita untuk memperbaiki sungai, datang anggaran mereka bertahan di situ,” ujar Rusli.

Warga Enggan Direlokasi jadi Kendala Penanganan Banjir di Kota Gorontalo
Salah satu rumah warga di Kelurahan Bugis sudah berada di tepat di tepi Sungai Bone. Foto: Nova.

Pekerjaan ini merupakan salah satu dari enam penanganan banjir yang ada di Kota Gorontalo. Di lokasi perbaikan nantinya akan dipasang kembali tanggul 400 meter dan tinggi tiga meter.

expo

“Ini yang saya takutkan, anggaran besar ini tidak akan terserap dan malah akan kembali ke Jakarta. Sangat merugikan daerah dan pemerintah pusat akan menyalahkan kita,” tambah Rusli.

Untuk jalan keluar dari kendala ini, Rusli berencana mengundang dan berdiskusi dengan masyarakat secepatnya. Diskusi ini nantinya akan melibatkan dinas terkait terutama Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi II.

Ia berharap melalui pertemuan ini warga yang tinggal di bantara Sungai Bulango itu mau untuk direlokasi. (ksm)

Ikuti Kami

Ikuti perkembangan informasi disekitar anda melalui media sosial kami. Ubah hidupmu dengan membaca berita 60dtk.com

Related Articles