Berhasil Tekan Pasien Covid-19, Rusli: Kita Tetap Tidak Boleh Lengah

  • Whatsapp
Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie, saat menggelar konferensi pers terkait perkembangan kasus Covid-19 di Provinsi Gorontalo, yang berlangsung di Rumah Dinas Gubernur, Selasa (10/11/2020). (Foto: Hendra, 60dtk)

60DTK, Gorontalo: Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie, mengingatkan kepada seluruh masyarakat dan OPD untuk tidak berpuas diri atas capaian dalam menekan angka penyebaran Covid-19.

Ia mengatakan, jangan sampai di saat pasien Covid-19 sudah berangsur-angsur menurun, malah membuat kita lengah.

Bacaan Lainnya

“Jangan kita terlena, saya harapkan kepada kita semua jangan berpuas diri, jangan berhenti, dan jangan takabur. Karena ini ‘barang’ (Covid-19), seluruh dunia sangat hati-hati. Bahkan ada sekolah di salah satu negara dibuka itu, satu dua hari sudah tutup lagi,” ungkap Rusli saat menggelar konferensi pers di Rumah Dinas Gubernur, Selasa (10/11/2020).

Baca juga: Prestasi Nasional, Gorontalo Jadi Daerah Terendah Kasus Covid-19 Di Indonesia

Meskipun demikian, Rusli tetap mengucapkan apresiasinya kepada masyarakat atas kepatuhan dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Ia bersyukur sebagian masyarakat sudah sadar akan pentingnya menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Gorontalo yang begitu patuh dan merasakan dan jelas takut dengan corona,” tegasnya.

Sementara itu, Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Provinsi Gorontalo, dr. Triyanto Bialangi mengungkapkan, kasus Covid-19 di Gorontalo saat ini tersisa 46 orang dari total pasien 3.049 yang terkonfirmasi, di mana jumlah kesembuhan sudah mencapai 2.920, dan yang meninggal 83 orang.

Baca juga: Meski Pandemi, Pemprov Gorontalo Terus Raih Berbagai Pencapaian Nasional

“Dari perkembangan kasus, ya sejak memasuki Pergub hingga Perda kita sudah mulai landai (menurun). Ada kasus tetapi tidak banyak. Provinsi Gorontalo saat ini presentasi yang positif rendah skali, tetapi tetap masih ada kasus baru, artinya tetap masih ada kasus penularan di masyarakat. Tracking kontak tetap masih jalan,” ungkap Triyanto saat diwawancara. (adv)

 

Pewarta: Hendra Setiawan

Pos terkait