Ini Penjelasan Ridwan Yasin Terkait Kedatangan Tenaga Kerja Asing

  • Whatsapp
Ridwan Yasin Narasumber
Sekretaris Daerah, Ridwan Yasin (kiri) Saat Menjadi Narasumber Pada Dialog Interaktif , RRI Gorontal, Senin (13/07/2020). Foto: Arif Humas

60DTK, Gorontalo Utara – Menanggapi rencana kedatangan Tenaga Kerja Asing (TKA) ke Gorontalo Utara, Sekretaris Daerah Ridwan Yasin mengatakan, Pemerintah Daerah sendiri bukan maksud melarang mereka untuk datang bekerja di Perusahan Gorontalo Listrik Perdana. Namun demikian, kata Ridwan, Pemerintah Daerah sendiri hanya ingin di Perusahaan Listrik Perdana tersebut,  ada juga tenaga kerja lokal yang di pekerjakan.

“Kalau tenaga kerja kita di Gorontalo Utara cukup. Yah, berapa kebutuhannya nanti dari TKA ini. Apakah misalnya, yang dibutuhkan tenaganya 300 orang misalnya. Kemudiaan di Gorontalo Utara ada tenaga yang sama ada 100 orang. Berarti kita sampaikan kepada perusahaan terima hanya 200 saja,” jelas Ridwan, usai menjadi narasumber pada dialog Interaktif  Pro Aspirasi RRI Gorontalo, Senin (13/07/2020).

Bacaan Lainnya

Baca Juga: Gorut Siap Laksanakan MTQ, Ridwan Yasin: Kami Sudah Siapkan Protokol Kesehatan

Terkait dengan Tenaga Kerja Asing ini juga, sambung Ridwan, Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gorontalo Utara, saat ini sedang melakukan koordinasi dengan Pemerintah Povinsi Gorontalo dan Pemerintah Pusat guna membahas persoalan ini.

“Harapan kami ke depan, bukan kita melarang. Karena memang urusan listrik ini, yang juga kita butuhkan semua, bukan hanya kita di Kabupaten Gorontalo Utara yang membutuhkannya, tetapi juga Provinsi Gorontalo,” ujarnya.

Baca Juga: Gorontalo Utara Bebas Pasung Mulai Tahun Ini

Ketua Kwarcab Kabupaten Gorontalo ini juga berharap, nantinya di tahun 2021, Perusahan Listrik Perdana yang ad di Kecamatan Anggrek ini bisa segera beroperasi.

“Namun tenaga kerja lokal juga kita pergunakan. Dan tenaga kerja asing, tetap saja diterima, karena memang untuk mempercepat pekerjaan listrik  (Gorontalo Listrik Perdana) dan diharapkan di tahun 2021 ini sudah dapat beroperasi,” tutupnya. (adv)

 

 

Pewarta: Usman Dai

Pos terkait