Jadi Corong Informasi Ke Masyarakat Wajib Hukumnya Untuk ASN

60DTK – GORONTALO – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo diminta menjadi corong informasi bagi masyarakat. Rusli menilai pembangunan yang selama ini dilakukan pemerintah akan sia-sia jika tidak diketahui dan dipahami oleh masyarakat.

“Sehingga itu bapak ibu sekalian, pimpinan OPD, seluruh pegawai di medsos di grup WA wajib hukumnya untuk menjelaskan kepada rakyat inilah program pemerintah pusat Bapak Jokowi yang disahuti oleh pemerintah provinsi, Rusli Habibie dan Idris Rahim,” terang Rusli saat memimpin Apel Pegawai di Rumah Jabatan Gubernur, Jumat (19/7/2019).

Beberapa program infrastruktur saat ini sudah dirasakan oleh masyarakat. Mulai dari pembangunan Bandara Djalaluddin, jalan Gorontalo Outer Ring Road (GORR) yang menghubungkan tiga kabupaten/kota, Bendung Randangan serta mengatasi krisis listrik dengan pembangunan PLTU Paguat dan PLTG Anggrek.

BACA JUGA : Dinas Kumperindag Edukasi Pelaku UMKM Di Gorontalo Lewat Business Class

Ada juga program pertanian untuk menggenjot produksi jagung 1,5 juta ton, rumah layak huni, program bantuan sosial serta rencana pembangunan Rumah Sakit Ainun Habibie. Semua itu perlu diketahui dan dipahami oleh masyarakat.

“Kerja ini berkat kita semua, bukan kerja saya. Tetapi sayangnya kalian belum menjadi ujung tombak untuk menjelaskan ke rakyat. Sama dengan Pak Presiden, sudah berbuat tapi tertutup oleh berita bohong,” imbuhnya.

Bapak Pembangunan itu mencontohkan tentang rencana pembangunan RS Ainun Habibie dengan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Program ini secara regulasi sudah benar dan tujuan baik untuk menghadirkan pelayanan kesehatan untuk masyarakat.

BACA JUGA : 72,36% Warga Gorontalo Setuju RS Ainun Dibangun Dengan Sistem KPBU

“Kita ingin membangun rumah sakit, tidak ada uangnya kurang lebih Rp800 miliar. Itu oleh swasta dibangun dulu, semua fasilitasnya termasuk alkes dan SDM. Fasilitasnya sudah bisa kita gunakan, biayanya kita bayar setiap tahun. Oleh oknum tertentu ini dibuat seolah-olah, seolah-olah, seolah-olah,” pungkasnya. (adv)

Sumber : Humas Gorontalo Prov

Comments are closed.