Kementerian Perindustrian RI Salurkan Alat Untuk Kelapa Terpadu di Gorontalo

60DTK-GORONTALO – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Republik Indonesia (RI) melalui Direktur IKM Logam, Mesin, Elektronika dan Alat Angkut, Endang Suwartini, menyerahkan bantuan peralatan permesinan Teknologi Tepat Guna (TTG) untuk mendorong tumbuhnya industrialisasi di Provinsi Gorontalo, di Kantor Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Kumperindag) Provinsi Gorontalo, Selasa (21/05/2019).

Bantuan ini berupa fasilitas mesin TTG untuk digunakan sebagai alat produksi kelapa terpadu, dengan tujuan agar para produsen kelapa bisa melakukan produksi lebih cepat dan lebih banyak.

Baca juga : Begini Upaya Pemkab Gorontalo Tingkatkan UMKM

Endang berharap, semua fasilitas yang diberikan tersebut bisa digunakan dengan baik untuk mendorong perekonomian daerah Provinsi Gorontalo.

“Diharapkan melalui bantuan peralatan yang diberikan oleh pemerintah ini, para pelaku IKM TTG di Provinsi Gorontalo bisa lebih produktif dalam mengembangkan usaha – usaha kecil,” ujar Endang.

Ia juga berharap, Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo, dapat memberikan pengawalan serta bimbingan kepada pelaku industri kecil.

“Saya juga berharap kepala dinasnya mampu mengawasi dan memberikan bimbingan kepada masyarakat. Apalagi beliau memang paham mengenai permesinan. Tentu kalau ini dilakukan dengan baik, industrialisasi di Provinsi Gorontalo akan maju,” ucap Endang.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo, M. Nadjamudin mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan tersebut. Menurutnya, dengan bantuan ini masyarakat Gorontalo akan lebih mudah dalam memproduksi kelapa terpadu.

“Dengan bantuan peralatan yang diberikan ini, tentunya akan sangat membantu para produsen untuk mempercepat produksinya. Dengan begitu, pastinya akan terdorong perekonomian daerah Provinsi Gorontalo,” tandas Nadjamudin.

 

 

Pewarta : Moh. Efendi
Editor : Nikhen Mokoginta

Comments are closed.