Kota Gorontalo Terpilih Jadi Kota Satelit Literasi Digital

  • Whatsapp
Kota Gorontalo Terpilih Jadi Kota Satelit Literasi Digital
Wali Kota Gorontalo, Marten Taha Memberikan Sambutan Sekaligus Membuka Kelas Cakap Digital Content Writing atau Dikenal Seni Marketing Melalui Tulisan Tingkat Kota Gorontalo, di Ballroom Hotel Maqna, Kamis (20/5/2021). Foto: Hendra 60DTK

60DTK, Kota Gorontalo – Berdasarkan hasil survei Katadata Insight Center Bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kota Gorontalo termasuk salah satu dari 20 kabupaten/kota se-Indonesia terpilih menjadi Kota Satelit Literasi Digital, dengan indeks berkisar antara 3,00 – 4,06.

“Berdasarkan hasil Survei Status Literasi Digital Indonesia tahun 2020 oleh Katadata Insight Center dengan Kemkominfo, Kota Gorontalo berada pada angka 3,71,” ungkap Wali Kota Gorontalo, Marten Taha saat membuka Kelas Cakap Digital Content Writing : Seni Marketing Melalui Tulisan, di Ball Room Hotel Maqna, Kamis (20/5/2021).

Bacaan Lainnya
Wali Kota Gorontalo, Marten Taha ( tengah) Didampingi Kepala Dinas Kominfo Kota, Daud Rafretian Panigoro
Wali Kota Gorontalo, Marten Taha ( tengah) Didampingi Kepala Dinas Kominfo Kota, Daud Rafretian Panigoro (kiri) pada Acara Pembukaan Kelas Cakap Digital Content. (Foto: Hendra 60DTK)

Kata Marten, dengan terpilihnya Kota Gorontalo sebagai daerah yang memiliki indeks cukup tinggi dalam kemampuan literasi, merupakan modal kita semua untuk melangkah maju mewujudkan Indonesia makin cakap digital tahun 2021.

“Era digital saat ini, mengharuskan kita untuk segara beradaptasi dengan ruang digital. penguasaan skill digitalisasi akan memberikan dampak positif apapun profesi yang kita geluti,” ujar Marten.

Baca Juga: Pemkot Gorontalo Optimalkan Layanan Rumah Sakit dan Puskesmas

Sehingganya, ia sangat berharap melalui training kecakapan literasi digital, yang sebelumnya dilauching langsung oleh Presiden Joko Widodo, dapat meningkatkan ilmu pengetahuan kepada peserta.

“Paling tidak bisa berkontribusi pada keluarga dan masyarakat dekat memberikan pemahaman dalam menangkal berita diisinformasi yang seiring sejalan dengan perkembangan jaman,” imbuhnya. (adv)

Pos terkait