Lagi, Marten Taha Terima Penghargaan Kepala Daerah Inovatif

  • Whatsapp
Wali Kota Gorontalo, Marten Taha (kanan pertama) saat menerima penghargaan kepala daerah inovatif kategori pendidikan oleh MNC TV portal Indonesia bersama 15 kepala daerah lainnya, di Jakarta, Jumat (6/11/2021) malam. (Foto: Istimewa)

60DTK, Jakarta – Pertahankan semangat belajar di saat pandemi dengan berbagi inovasi, Wali Kota Gorontalo, Marten Taha dianugerahi sebagai kepala daerah inovatif (KDI) 2021 oleh MNC TV Portal Indonesia bersama 15 kepala daerah lainnya, di Jakarta Pusat, Jumat (5/11/2021) malam.

Inovasi itu adalah belajar daring tapi seperti belajar luring, di mana wali kota dua periode itu membuat satu sistem belajar melalui siaran tv lokal.

Bacaan Lainnya
Wali Kota Gorontalo, Marten Taha (kanan pertama) saat menerima penghargaan kepala daerah inovatif kategori pendidikan oleh MNC TV portal Indonesia bersama 15 kepala daerah lainnya, di Jakarta, Jumat (6/11/2021) malam. (Foto: Istimewa)

“Secara kualitas pembelajaran daring lebih rendah dari sistem belajar luring. Kenapa? Karena belajar, apalagi pendidikan di tingkat dasar itu membutuhkan simulasi, contoh, dan perilaku yang harus dilihat oleh seorang siswa. Tidak bisa hanya melalui jarak jauh dengan perantaraan teknologi apapun,” ungkap Marten.

Baca juga: Marten Taha Paparkan RDTR Kota Gorontalo Untuk 20 Tahun Mendatang

Diketahui penghargaan serupa pernah diterima oleh wali kota dua periode tersebut pada tahun 2020, tapi kategori inovasi sektor ekonomi.

“Terima kasih kepada MNC Grup yang telah memberikan penghargaan KDI kepada saya yang kedua kalinya, kali ini di bidang pendidikan, ebelumnya bidang ekonomi. Saya kira ini adalah penghargaan yang diberikan berdasarkan kinerja saya dalam dunia pendidikan,” pungkasnya.

Baca juga: Soal Pendidikan Nonformal, Begini Tanggapan Ryan Kono

Sementara itu, Menteri Koperasi dan UKM RI, Teten Masduki menyampaikan harapannya agar seluruh kepala daerah dapat memberikan perhatian terhadap dunia pendidikan.

“Dunia pendidikan sangat erat kaitannya dengan pertumbuhan ekonomi,” ujarnya. (adv)

 

Pewarta: Hendra Setiawan

Pos terkait