Lewat Program Pencegahan Stunting, Ini Target Pemkab Pohuwato

  • Whatsapp
Lewat Program Pencegahan Stunting, Ini Target Pemkab Pohuwato
Bupati Pohuwato bersama Pemdes Desa Padengo saat peresmian program rumah tangga pelopor pencegahan stunting (RTP2S) di Desa Padengo, Kecamatan Duhiadaa, Jumat (28/1/2022). (Foto: Humas Pemkab Pohuwato)

60DTK, Pohuwato – Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga menghadiri pencanangan program rumah tangga pelopor pencegahan stunting (RTP2S) di Desa Padengo, Kecamatan Duhiadaa, Jumat (28/1/2022).

Selaku perwakilan pemerintah daerah, Saipul menyambut baik dan mendukung sepenuhnya pelaksanaan RTP2S yang bertujuan untuk mencegah angka stunting di Kabupaten Pohuwato.

Bacaan Lainnya

“Kegiatan ini bagian dari proses keberlanjutan dari pencegahan stunting yang menjadi program nasional dan pemerintah daerah, terutama fokus dengan penurunan angka stunting ini,” ujar Saipul.

Bupati Pohuwato bersama Pemdes Desa Padengo saat peresmian program rumah tangga pelopor pencegahan stunting (RTP2S) di Desa Padengo, Kecamatan Duhiadaa, Jumat (28/1/2022). (Foto: Humas Pemkab Pohuwato)

Ia membeberkan, saat Ia masih di DPRD Kabupaten Pohuwato, Ia juga sempat menginstruksikan penanganan stunting pada rapat paripurna.

“Karena sebelum jadi anggota DPRD, kami masuk dalam kelompok pemerhati kemanusiaan, kami menyampaikan bahwa stunting itu harus menjadi perhatian,” tegas Saipul.

Oleh karena itu, semua kegiatan terkait kemanusiaan, terutama di bidang kesehatan, menjadi kerja penting mereka. Karena itu pula, permasalahan stunting sampai dituangkan dalam rapat paripurna.

“Saat di 2017, angka stunting berada di angka 24 koma sekian persen, angka yang cukup besar. Bahkan, Bupati Syarif dan Wabup Amin Haras saat itu langsung menangani persoalan dan langsung ditangani secara terpusat. Maka tahun ini kami mencoba konsep baru RTP2S dalam proses penanganan stunting,” lanjutnya.

Ia pun berharap agar semua instansi dapat terlibat aktif dalam hal ini, mulai dari instansi terkait, hingga camat dan kepala desa.

“Karena tujuan ini sangat baik dalam menyelematkan anak-anak dari stunting dengan pendekatan ke wilayah-wilayah seperti ini, dan tentu ini sangat membantu masyarakat. Kami pun akan terus menekan angka stunting di Pohuwato yang insyaallah usaha kita menjadikan Pohuwato nol atau zero stunting di 2023 tercapai,” tukas Saipul. (adv)

Pewarta: Efendi Hasan

Pos terkait