Lorong Literasi Gelar Lapak Baca Pertama di Kecamatan Lemito

60DTK, Pohuwato – Kemampuan membaca itu sebuah rahmat. Kegemaran membaca, sebuah kebahagiaan. Begitulah selarik kalimat dari Goenawan Mohamad, seorang sastrawan terkemuka di Indonesia.

Hingga kini, membaca selalu menjadi pemantik penting dalam dunia pendidikan Indonesia. Tak heran, berbagai gerakan literasi -yang pada umumnya merujuk pada kegiatan membaca, mulai banyak digelar di tiap sudut kota, bahkan sampai ke kampung-kampung.

Hal ini lah yang dilakukan oleh Komunitas Lorong Literasi di Kecamatan Lemito, Kabupaten Pohuwato.

Baca juga: Cerita Dari Sampul Belakang & POTOH, Napas Terakhir Perang Ideologi

Fakta bahwa belum pernah ada lapak baca di wilayah setempat sebelumnya, tidak membuat para penggagas komunitas ini menyurutkan niatnya. Justru hal itu membuat mereka begitu bersemangat.

Kegiatan yang digelar di Perempatan Pasar Lama Lemito, Selasa (4/08/2020), dengan mengusung tema Literasi Kampung ini pun diwarnai dengan lapak buku, live accoustic, dan challenge foto terbaik.

Kordinator komunitas ini, Ryfan Abdjul menuturkan, kegiatan ini merupakan langkah awal dari target Komunitas Lorong Literasi, yang ingin menghidupkan kegiatan literasi di Kecamatan Lemito.

Baca juga: Aksi Refleksi GESTAPU dan Kisah-Kisah di Baliknya

“Ini target awal kami untuk hidupkan kegiatan literasi yang akan dimulai dari lorong-lorong. Meski terkesan baru di Kecamatan Lemito, kami sangat puas melihat respons masyarakat,” ujar Ryfan dengan senyum merekah di wajahnya.

Ia dan kawan-kawan se-komunitasnya berharap, melalui kegiatan literasi seperti ini, masyarakat bisa lebih paham pentingnya literasi.

“Selain itu, kami berharap aktifnya gerakan literasi di Lemito, akan melahirkan salah satu kampung yang akan menjadi kampung percontohan literasi di Indonesia,” tutupnya.

 

Pewarta: Nikhen Mokoginta