Jembatan Lembu Peteng Ditutup Dua Bulan, Ada Apa?

60DTK, Tulungagung – Jembatan Lembu Peteng yang berada di jalan Nasional yang merupakan penghubung Tulungagung ke arah Trenggalek, saat ini sudah resmi ditutup. Selasa, (04/07/2020).

Menurut Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Tulungagung, Sujarmani, penutupan dilaksanakan karena hari ini sudah mulai pekerjaan perbaikan jembatan. Diperkirakan proses perbaikan jembatan membutuhkan waktu hingga 2 bulan. Sehingga, ada pengalihan arus lalu lintas.

“Penutupan mulai pukul 09.30 WIB. Pengalihan lalu lintas dan pemasangan rambu sudah dilakukan sejak kemarin,” terang Sujarmani.

Baca Juga: Ribuan Masa AMAR Datangi Gedung DPRD Tulungagung Tuntut Bubarkan Faham Radikalisme

Penutupan dilakukan lantaran jembatan yang sudah berusia puluhan Tahun ini mengalami kerusakan. Kerusakan terlihat di plat injak di sisi barat jembatan, dan sudah retak-retak.

Sementara Kasat Lantas Polres Tulungagung, AKP. Aristianto Budi Sutrisno, menjelaskan, bagi kendaraan dari Trenggalek menuju Kediri maupun Blitar dilewatkan simpang tiga Jetakan menuju simpang empat Cuiri, kemudian bisa belok kanan maupun lurus arah Karangrejo menuju Kediri.

“Sedangkan kendaraan dari Kediri yang menuju Trenggalek, dari simpang tiga Ngujang akan diarahkan ke barat melalui Karangrejo, Cuiri, Jetakan lalu mengarah ke Trenggalek,” terangnya.

Baca Juga: Pelarian Juragan Tambang Ilegal Tulungagung Berakhir Di Jeruji Besi

AKP. Aris mengakui, dengan pengalihan arus lalu-lintas tersebut besar kemungkinan adanya kemacetan dan kepadatan di jalan raya. Namun demikian, pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah kongret guna mengantisipasi kepadatan dan kemacetan lalu-lintas tersebut.

“Kami akan menurunkan personil bersama Dishub, untuk mengantisipasi kepadatan serta mengurai kemacetan lalu-lintas di jalan raya. Utamanya pada radius pasar Ngemplak dan pasar Wage dan beberapa kawasan grosir yang sering terjadi kepadatan kendaraan yang melakukan bongkar muatan,” pungkasnya.

 

 

 

Pewarta: Sulistyono