Masyarakat Bulango Ulu Rasakan Program Pasar Murah Pemprov

  • Whatsapp
Gubernur Gorontalo Rusli Habibie (kanan) menyerahkan sembako secara cuma-cuma kepada dua warga Kecamatan Bulango Ulu pada pelaksanaan Pasar Murah, Sabtu (10/8/2019). Ini pelaksanaan pasar murah perdana Pemprov Gorontalo di Bone Bolango sejak tidak diberi izin oleh Pemkab setempat April lalu. (Foto: Salman-Humas).

60DTK – BONEBOL – Pelaksanaan pasar murah yang rutin digelar oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo menyentuh warga di Kecamatan Bulango Ulu, Kabupaten Bone Bolango, Sabtu (10/8/2019). Pasar murah yang sedianya digelar bulan April lalu itu sempat tidak diizinkan Pemkab setempat dengan alasan mendekati Pemilu 2019.

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menyebut pasar murah tetap bisa dilaksanakan berkat permintaan Wakil Bupati Bone Bolango Kilat Wartabone. Kilat ingin warga di pelosok kabupaten itu bisa menikmati murahnya harga pangan seperti yang dirasakan oleh kecamatan lain secara bergilir.

Bacaan Lainnya

“Ketika saya ketemu di Jakarta dengan pak Kilat saya sampaikan bahwa program pasar murah ini akan terus dilaksanakan sampai 2022, bukan karena ada Pileg dan Pilpres. Beliau sampaikan pak Gubernur tolong ke Bone Bolango lihat masyarakat saya di Mongiilo (Bulango Ulu),” jelas Rusli.

BACA JUGA : Terkait Kepemilikan Aset Lahan Lombongo, Berikut Bukti Dokumennya

Pihaknya menampik program pasar murah bersifat politis untuk Pileg dan Pilpres lalu. Buktinya program ini sudah ada sejak tahun 2014 dan usai Pemilu terus dilanjutkan di kabupaten/kota. Terlebih saat ini sudah menghadapi lebaran Iduladha untuk mengantisipasi lonjakan harga pangan.

“Intinya program ini wujud dari perintah Bapak Presiden Jokowi yang meminta negara harus hadir di tengah-tengah masyarakat. Dalam arti harus mendatangi masyarakat dengan program program pro rakyat,” imbuhnya.

Pada pelaksanaan pasar murah tersebut Pemprov Gorontalo melakui Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag) menyediakan 7.500 kg beras, 1.500 kg gula pasir, 1.500 liter minyak goreng. Ada juga telur 15.000 butir, cabe 750 kg, bawang 750 kg, ikan tuna 1.500 kg.

BACA JUGA : Pemprov Gorontalo Raih Penghargaan Kapabilitas APIP Level 3

Harga beras dan gula pasir dijual Rp5.000 per kg. Cabe yang di pasaran dijual Rp.70.000 per kg hanya dijual Rp5.000 per setengah kg, bawang merah dan putih masing-masing Rp5.000 per setengah kilogram. Minyak goreng Rp5.000 per liter, telur Rp1.000 per butir dan ikan tuna Rp5.000 per setengah kg.

Ada juga penyerahan program Bantuan Pangan Non Tunai Daerah (BPNT-D) untuk 4.593 KPm di Bone Bolango. Khusus untuk warga Bulango Ulu ada 306 KPM yang berhak menerima bantuan pangan senilai Rp.100.000 per bulan yang diserahterimakan tiap tiga bulan. (adv)

Sumber : Humas Gorontalo Prov 

Pos terkait