Musda Ke – X KNPI Kota Gorontalo Sukses Digelar, Ketua Terpilih Tegaskan Tak Mau Ada Dualisme

60DTK – GORONTALO – Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) ke – X Pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Gorontalo, sukses dilaksanakan di Hotel Grand Q, Selasa (20/08/2019). Pada kesempatan itu, Dita Anggraini Poapa terpilih sebagai ketua baru KNPI Kota Gorontalo.

Walikota Gorontalo yang ikut hadir dan membuka kegiatan tersebut secara resmi menyampaikan bahwa hal ini merupakan satu kemajuan bagi pemuda yang ada di Kota Gorontalo.

Baca juga : Mahasiswa Papua Di UNG: Kami Baik – Baik Saja, Saling Hormat Dan Menghargai

“Saya kira ini merupakan satu kemajuan di Kota Gorontalo yang bisa mendorong semua pemuda untuk selalu menghasilkan berbagai prestasi, apalagi melihat tahun yang lalu berbagai prestasi telah ditorehkan oleh pemuda yang ada di Kota Gorontalo,” ucap Marten saat memberikan sambutan di hadapan tamu undangan.

Di sisi lain, Ia pun turut menyentil isu dualisme kepemimpinan KNPI yang saat ini masih banyak dipertanyakan.

“Berapa pun jumlah kepemimpinan KNPI baik di tingkat nasional maupun provinsi, tapi di Kota Gorontalo harus cuma satu. Artinya hasil keputusan yang telah ditetapkan pada malam hari ini sudah melalui prosedur dan mekanisme ketentuan konstitusi organisasi yang tidak bisa dilawan oleh siapa pun,” tegas Marten.

Lebih lanjut Ia pun berharap agar KNPI Kota Gorontalo tidak ikut – ikutan melakukan dualisme kepemimpinan. Bahkan Ia menginginkan KNPI Kota Gorontalo dapat mempersatukan kembali KNPI yang sudah terkotak – kotak.

Sementara itu, menanggapi hal tersebut, Ketua terpilih KNPI Kota Gorontalo, Dita Anggraini Poapa menuturkan bahwa dirinya tak mau ikut terlibat terlalu jauh menanggapi soal beredarnya isu dualisme kepemimpinan.

“Kalau soal itu saya tidak mau masuk terlalu dalam karena yang dualisme itu hanya di pusat dan provinsi, tapi kota cukup satu saja dan saya harus mempertahankan itu,” terang Dita di hadapan awak media.

 

 

 

Pewarta : Moh. Effendi
Editor : Nikhen Mokoginta

Comments are closed.