Natal dan Tahun Baru Harus Patuh Prokes, Ini Isi Surat Edarannya

  • Whatsapp
Surat Edaran Gubernur Gorontalo tentang Perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. (Foto: Humas Pemprov Gorontalo)

60DTK, Gorontalo: Pemprov Gorontalo mengeluarkan Surat Edaran Gubernur Gorontalo terkait Perayaan Natal dan Tahun Baru 2021. Surat Edaran bernomor 200/Kesbangpol/2112/2020 itu ditujukan untuk forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda), serta bupati dan wali kota se-Provinsi Gorontalo.

Surat edaran ini merupakan tindak lanjut atas Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Bacaan Lainnya

Edaran itu juga merupakan implementasi dari Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Gorontalo Nomor 4 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

Baca juga: Idris Berharap Perguruan Tinggi di Gorontalo Hasilkan Penelitian Pembangunan Daerah

Surat tertanggal 19 Desember 2020 yang ditandatangani oleh Wagub Gorontalo, Idris Rahim itu berisi lima poin yang wajib dipatuhi oleh seluruh masyarakat dalam perayaan Natal dan tahun baru 2021.

Poin pertama, Pemprov Gorontalo menginstruksikan untuk tidak melaksanakan acara atau kegiatan yang bersifat mengundang atau mengumpulkan orang pada saat perayaan Natal dan pergantian tahun baru 2021. Kedua, tidak melaksanakan kegiatan hiburan, khususnya di hotel, tempat hiburan malam, kafe, dan restoran.

Selanjutnya pada poin ketiga, untuk acara keagamaan dapat dilaksanakan di rumah ibadah dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Demikian pula untuk acara syukuran dan doa yang dilaksanakan di rumah, harus membatasi jumlah anggota keluarga dan kapasitas rumah yang sesuai protokol kesehatan.

Baca juga: Rusli Tegaskan APBD 2021 Harus Taat Aturan

Dalam poin keempat surat edaran itu, Pemprov Gorontalo meminta Kapolda Gorontalo untuk tidak mengeluarkan izin keramaian. Poin terakhir, apabila ditemukan kegiatan atau acara yang bersifat mengumpulkan massa, maka dapat dibubarkan oleh aparat keamanan dan atau Satgas Covid-19 Gorontalo.

“Saya minta masyarakat, pengusaha hotel, kafe, restoran, dan tempat hiburan lainnya untuk mematuhi edaran ini. Satu-satunya cara untuk mencegah penularan covid-19 hanya dengan menerapkan protokol kesehatan dengan baik,” tandas Idris. (adv/rls)

 

Sumber: Humas Pemprov Gorontalo

Pos terkait