Pemerintah Kota Gorontalo Siap Tindak Lanjuti Empat Poin Arahan Mendagri

  • Whatsapp
Kepala-kepala daerah se-Provinsi Gorontalo foto bersama dengan Mendagri, Tito Karnavian di Hotel Aston Kota Gorontalo, Kamis (1/09/2022). (Foto: Humas)

60DTK, Kota Gorontalo – Pemerintah Kota Gorontalo siap menindaklanjuti empat poin yang menjadi arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian kepada seluruh kepala daerah di Provinsi Gorontalo.

Pertama, Tito meminta setiap kepala daerah terus melakukan penanganan dan vaksinasi covid-19 di wilayah masing-masing, bekerja sama dengan instansi vertikal, Forkopimda, bahkan antar-Pemerintah Kabupaten dan Kota se-Provinsi Gorontalo.

Bacaan Lainnya

“Penanganan covid-19 ini akan kita teruskan. Koordinasi dan sinergitas dengan berbagai komponen akan terus kita lakukan,” kata Wali Kota Gorontalo, Marten Taha, Kamis (1/09/2022).

Kedua, pria kelahiran 1964 ini menekankan kepada Bupati dan Wali Kota mencari cara supaya pendapatan masyarakat khususnya para pelaku UMKM, dapat terus meningkat sehingga pertumbuhan ekonomi daerah bahkan nasional juga akan naik.

“Untuk pertumbuhan ekonomi, kita akan memberi kesempatan kepada masyarakat mengembangkan UMKM melalui berbagai langkah strategis seperti digitalisasi UMKM, pekan KRIS nasional, dan menggalakkan UMKM bisa naik kelas,” ujar Marten.

Ketiga, Mantan Kapolri itu menginginkan penyerapan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun 2022 di masing-masing kabupaten dan kota harus digenjot mengingat saat ini sudah masuk bulan September.

“Mengenai penyerapan anggaran, alhamdulillah Kota Gorontalo dinilai cukup baik dari sisi pendapatan maupun belanja. Meski begitu, Ini akan kami upayakan bisa lebih baik lagi,” jelasnya.

Keempat, Tito mengingatkan para pemangku kepentingan di Provinsi Gorontalo supaya menjaga bahkan mengendalikan, andai terjadi inflasi di daerah tertentu, karena hal itu dapat menurunkan daya beli masyarakat.

“Untuk ini, kami melakukan langkah strategis, yakni kebijakan 4K alias ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang efektif,” tandasnya. (adv)

 

Pewarta: Andrianto Sanga

Pos terkait