Pemkot Pertahankan Prestasi Kategori Penilaian Kinerja PNS 2021

  • Whatsapp
Kepala BKN Regional XI Manado, Dedi Herdini saat memberikan peenghargaan kepada Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kota Gorontalo, Ben Idrus atas prestasi yang diraih, Rabu (18/05/2022). (Foto: Humas Kominfo Gorontalo)

60DTK, Gorontalo Utara – Pemerintah Kota Gorontalo kembali mencapai prestasi sebagai daerah terbaik satu dalam kategori penerapan penilaian kinerja pegawai negeri sipil (PNS) tahun 2021.

“Alhamdulillah, kami bisa mempertahankan prestasi dalam kategori penilaian kinerja yang diselenggarakan BKN Regional XI Manado,” beber Kepala Bidang Pengembangan, Pegendalian ASN, dan Diklat, Romansyah Djafar, Rabu (18/05/2022).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, dalam mempertahankan prestasi yang sudah ada, dibutuhkan usaha dan kerja keras. Hal itu pun telah dibuktikan oleh Pemerintah Kota Gorontalo dengan cara meningkatkan hal-hal yang menjadi indikator penilaian, sehingga prestasi itu bisa dipertahankan.

“Kita terus mewujudkan komitmen untuk melakukan penilaian kinerja berdasarkan pengelolaan manajemen kepegawaian yang baik, dan dalam setiap kesempatan, baik saat apel kerja maupun lain kesempatan, Pak Wali itu selalu memperkuat disiplin dan kinerja aparatur, motivasi ini yang membuat kami bisa mempertahankan prestasi penilaian kinerja PNS,” tambahnya.

Ia menegaskan, ke depan pihaknya akan terus meningkatkan hal-hal yang menjadi indikator penilaian, salah satunya meningkatan pelaksanaan penjabaran kegiatan tugas jabatan atau target kinerja yang dibagi habis dari tingkat jabatan tertinggi, sampai tingkat jabatan yang terendah secara hierarki.

“Instansi telah melaksanakan pengukuran kinerja organisasi terkait dengan indeks kepuasan masyarakat (IKM). Kemudian yang ketiga, instansi telah membentuk tim penilai kinerja PNS sesuai peraturan perundang-undangan. Yang keempat instansi telah memanfaatkan penilaian kinerja untuk pembinaan PNS. Keenam, instansi telah melaksanakan kepatuhan pelaporan penilaian kinerja PNS (e-Lapkin), dan yang terakhir instansi telah menggunakan aplikasi e-kinerja yang terintegrasi dengan sistem aplikasi lainnya,” jelas Romansyah panjang lebar. (adv)

 

Pewarta: Usman Dai

Pos terkait