Penyaluran BLT DD di Ponorogo Baru Sampai Tahap Musyawarah Desa

60DTK, Ponorogo – Pemkab Ponorogo berencana menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakatnya yang terdampak wabah Covid-19. Bantuan itu pun nantinya akan dalam berbagai bentuk, mulai dari Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), BPNT Daerah, Kartu Prakerja, Bantuan Sosial Tunai (BST), hingga Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD).

Kepala Bidang Pemerintah Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Ponorogo, Toni Darmawan mengatakan, untuk BLT DD, hingga kini baru sampai pada tahap Musyawarah Desa (Musdes), setelah itu masih akan dilanjutkan dengan pengesahan camat.

Baca juga: PMI Ponorogo Terima Banyak Pendonor Meski Tak Rayakan Hari Palang Merah

“Setelah itu diserahkan ke desa lagi untuk membagikan BLT DD kepada warga. BLT DD ini merupakan alokasi dana desa yang dialihkan sesuai dengan Peraturan Desa No. 6 tahun 2020 tentang perubahan atas peraturan Menteri Desa,” ungkap Toni, Senin (11/05/2020).

Adapun kriteria penerima BLT DD tersebut di antaranya: harus penduduk miskin yang sudah masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) namun belum menerima bantuan sosial sebelumnya; serta warga yang belum masuk DTKS namun punya riwayat penyakit kronis, kehilangan mata pencaharian, dan belum menerima bansos sebelumnya.

Baca juga: Bantuan Sosial Tunai Untuk 16.302 Masyarakat Ponorogo Mulai Disalurkan

“Selain itu juga penduduk setempat -dibuktikan dengan NIK KK, yang terkonfirmasi positif Covid-19, dan harus isolasi mandiri, serta ibu-ibu yang menjadi kepala keluarga. Besaran dananya Rp600 ribu,” lanjutnya.

“Sehingga bagi masyarakat yang belum terjaring bantuan sosial sebelumnya, diharapkan untuk tenang karena masih ada bantuan sosial dari daerah sebesar Rp9 miliar yang dialokasikan, dan BLT DD dari pemerintah desa,” tukasnya.

 

Pewarta: Ika Luciana Marwati