Reses Adhan Dambea, Masyarakat Sipatana Keluhkan Bansos PKH yang Belum Diterima

  • Whatsapp
Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Adhan Dambea saat menggelar reses masa sidang ketiga tahun anggaran 2020--2021 di Kelurahan Tapa, Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo, Senin (30/08/2021). (Foto: Hendra 60dtk)

60DTK, Kota Gorontalo – Warga Kelurahan Tapa, Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo mengeluh ke DPRD Provinsi Gorontalo terkait penyaluran bantuan sosial program keluarga harapan (PKH) yang hingga kini masih belum diterima.

Hal itu disampaikan kepada Adhan Dambea pada kegiatan reses masa sidang ketiga tahun anggaran 2020–2021, Senin (30/08/2021).

Bacaan Lainnya
Warga Tapa, Kecamatan Sipatana, Kota Gorontalo, Saiful Hunowo, saat diwawancara awak media soal bantuan PKH, Senin (30/08/2021). Foto: Hendra 60dtk)

“Kasihan kami ini situasi sekarang masih corona, PKH ini sudah ada sebagian orang sudah menerima. Hanya kami ini yang belum, dari bulan Maret belum menerima,” ungkap salah satu masyarakat, Saiful Hunou pada kegiatan penyerapan aspirasi tersebut.

Ia mengatakan, belum diterimanya bantuan tersebut karena masih ada verifikasi data dari dinas terkait. Namun, Ia berharap ada kejelasan kepada mereka yang termasuk dalam penerima bantuan.

“Kalau tidak salah sejak ada pergantian Menteri, ada verifikasi data ulang. Sehingga saya inginkan adanya percepatan verifikasi data, karena ini sudah bulan delapan. Kalau ada sudah tidak menerima alasannya apa, kalau masih lambat verifikasinya itu kendalanya di mana,” ujarnya.

Menanggapi masalah tersebut, Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Adhan Dambea mengaku pihaknya akan segera menindaklanjuti permasalahan tersebut.

“Kami akan segera tindak lanjuti permasalahan tersebut. Kami juga akan meneruskan permasalahan ini ke Komisi IV DPRD, karena komisi ini berkaitan dengan bantuan sosial,” ungkap Adhan. (adv)

 

Pewarta: Hendra Setiawan

Pos terkait