Gubernur Gorontalo Pimpin Rapat Evaluasi Vaksinasi dengan Forkopimda

  • Whatsapp
Gubernur Gorontalo Pimpin Rapat Evaluasi Vaksinasi Dosis I
Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dan Wakil Gubernur Idris Rahim memimpin Rapat Forkopimda di Aula Kusno Danupoyo Makorem 133/Nani Wartabone, Senin (30/8/2021). Foto: Salman.

60DTK, Gorontalo – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie memimpin Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Gorontalo terkait progres Vaksinasi Covid-19 di Aula Kusno Danupoyo Makorem 133/Nani Wartabone, Senin (30/8/2021).

Terungkap pada rapat tersebut, Vaksinasi Dosis I hingga 29 Agustus 2021 mencapai 24,4 persen. Dengan presentasi total sasaran 938.409 yang tercapai baru 229.289 orang.

Bacaan Lainnya

“Kami laporkan Pak Gub untuk dosis II capaiannya masih cukup rendah yakni 125.237 orang atau 13,35 persen,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan dr. Yana Yanti Suleman pada kesempatan itu.

Saat ini presentasi tertinggi progress vaksinasi pada tenaga kesehatan dan pelayanan publik. Tenaga kesehatan yang menerima dosis I dan II mencapai 93,53 dan 85,34 persen. Sementara pelayanan publik masing-masing 140,06 dan 78,94 persen.

Gubernur Gorontalo Pimpin Rapat Evaluasi Vaksinasi Dosis I
Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dan Wakil Gubernur Idris Rahim memimpin Rapat Forkopimda di Aula Kusno Danupoyo Makorem 133/Nani Wartabone, Senin (30/8/2021). Foto: Salman.

“Dilaporkan juga jumlah target masyarakat umum di Gorontalo yakni 620,792 orang dan anak usia 12 – 17 tahun sebanyak 127.021 orang. Dari jumlah itu, masyarakat umum capaiannya baru 9,67 dan 4,50 persen dosis I dan II. Untuk anak usia 12 – 17 tahun, progresnya 3,85 dan 1,86 persen untuk dosis I dan II,” tambah dr. Yana.

Melihat capaian ini Rusli mengaku terkejut, dengan jumlah penduduk yang tidak sampai 1 juta orang harus divaksin namun progresnya rendah.

“Masa kita hanya 900 ribu penduduknya harus divaksin tidak selesai tahun ini, DKI saja penduduknya 10 juta bisa selesai. Ini harus kita genjot, khawatirnya vaksinnya ekspair sudah tidak bisa digunakan,” jelas Rusli.

Sebagai solusi, Rusli akan membagi Tim Monitoring dan dipimpin oleh pimpinan masing-masing Forkopimda. Baik Kapolda Gorontalo, Dandrem 133 NWB, Kejati, Kabinda, Ketua Pengadilan Tinggu dan seterusnya.

“Kami akan berbagi tugas untuk memantau data-data apa yang disajikan teman-teman kabupaten/kota. Dua yang kami minta, jumlah sasaran vaksin dan berapa yang sudah divaksin, waktu tempatnya di mana. Apakah sudah melampaui target atau di bawah target?,” kata Rusli. (ksm)

Pos terkait