Rusli Habibie Respon Warganya Sakit Sebatang Kara di Bali

60DTK, Gorontalo – Gubernur Gorontalo Rusli Habibie merespon kabar salah satu warganya yang hidup sebatang kara dan saat ini sedang sakit di Desa Tukadaya, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembarana Bali.

Jhon Katili (62) menderita TBC dan saat ini hanya ditampung warga komunitas muslim Bali di salah satu Musollah dengan kondisi yang memprihatinkan.

Kabar adanya warga Gorontalo yang hidup memprihatinkan di Bali viral di media sosial, Rabu kemarin. Sejumlah pengurus Kerukunan Keluarga Indonesia Gorontalo (KKIG) Bali berkunjung ke lokasi untuk melihat dari dekat kondisi Jhon Katili.

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie pada Kamis (4/3/2021) langsung menghubungi Ketua KKIG Bali Abdullah Muhammad. Beberapa langkah sudah ia instruksikan ke dinas terkait untuk segera dilakukan agar Jhon Katili bisa dipulangkan ke Gorontalo dan ditampung oleh keluarga dekatnya.

Rusli Habibie Respon Warganya Sakit Sebatang Kara di Bali
Kondisi warga Gorontalo John Katili yang berdomisili di Bali sedang sakit dan hidup sebatang kara. Foto: Tangkapan layar video KKIG Bali.

“Jadi hari ini saya sudah perintahkan humas saya melalui Dinas Kominfo dan Dinas Sosial untuk mencari tahu siapa keluarga Pak John di Gorontalo yang mau menampung. Terkait dengan pemulangan dan pengobatannya selama di Gorontalo akan kami tanggung, terpenting ada keluarganya yang mau menerima di sini,” Kata Rusli.

Rupanya John Katili memiliki enam orang saudara, lima sudah meninggal tersisa adiknya Siti Katili yang berdomisili di Kelurahan Pilolodaa, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo. Hasil turun lapangan dinas terkait menemukan bahwa Siti Katili adiknya juga sudah dalam kondisi sakit stroke dan tidak memungkinkan menampung dan merawat John jika dipulangkan ke Gorontalo.

Keluarganya yang lain yakni Nurmala Katili, sepupu Jhon bersedia menampung dan merawat. Nur Katili berdomisili di Kelurahan Bongohulawa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo. Pihaknya sudah menyiapkan kamar khusus untuk menampung sepupunya itu.

“Saya bilang ke staf saya, segera hubungi keluarganya kira kira bagaimana caranya pak John bisa dirawat. Untuk pemulangan dan perawatan kesehatan insyaallah kita tanggung lewat APBD. Saya sangat prihatin dan sangat perhatian dengan kondisi beliau,” imbuh Rusli. (adv)

Ikuti Kami

Ikuti perkembangan informasi disekitar anda melalui media sosial kami. Ubah hidupmu dengan membaca berita 60dtk.com

Related Articles