John Katili 20 Tahun Merantau di Bali

60DTK, Gorontalo – John Katili warga Gorontalo yang berdomisili di Bali sedang sakit dan hidup sebatang kara, Ia sudah 20 tahun merantau di daerah itu.

Jhon Katili (62) menderita TBC dan saat ini hanya ditampung warga komunitas muslim Bali di salah satu Musollah dengan kondisi yang memprihatinkan.

Ketua KKIG Bali Abdullah Muhammad menjelaskan John Katili diketahui sudah 20 tahun merantau di Bali. Dulu, John bekerja dengan orang Bali namun karena orang tempat ia bekerja sudah meninggal maka kondisinya sebatang kara. Anaknya saat ini sedang merantau di pulau Kalimantan.

Rusli Habibie Respon Warganya Sakit Sebatang Kara di Bali
Kondisi warga Gorontalo John Katili yang berdomisili di Bali sedang sakit dan hidup sebatang kara. Foto: Tangkapan layar video KKIG Bali.

“Beliau ini sudah sakit-sakitan pak, nah orang Bali itu takut kalo seandainya meninggal di tempat mereka. Di sini orang meninggal biaya pemakamannya cukup besar. Maka dicarilah komunitas muslim yang mau merawat bapak ini,” kata Abdullah.

Beruntung ada komunitas muslim di Kabupaten Jembrana yang mau menerima. Mushollah Baiturrahman mau menampung dengan kondisi seadanya. Emperan mushollah hanya diberi sekat trpileks dan ada satu kasur sebagai tempat John Katili berbaring.

“Waktu kita rapat itu mereka mau menampung pak, tapi dengan catatan tidak ada orang yang merawat. Beruntung ada ibu Masruroh warga desa sini yang menawarkan diri merawat. Kondisi sangat memprihatinkan pak,” imbuh Abdullah.

Gubernur Rusli atas nama pemerintah dan masyarakat Gorontalo menyampaikan terima kasih dan aprisesiasi kepada KKIG Bali yang sudah peduli dan menyebarluaskan informasi di media sosial hingga menjadi viral. Bagi Rusli, ini merupakan contoh positif bagaimana media sosial seharusnya digunakan untuk berbagi kebaikan dan tolong menolong. (adv)

Ikuti Kami

Ikuti perkembangan informasi disekitar anda melalui media sosial kami. Ubah hidupmu dengan membaca berita 60dtk.com

Related Articles